SulawesiPos.com — Kiriman mencurigakan berupa kepala kambing yang dibungkus dalam kardus dan plastik kresek merah di rumah makan sudah dibuang ke TPA Antang, namun polisi masih selidiki.
Kiriman tersebut diduga terkait aksi teror dan kini tengah didalami jajaran Polsek Panakukang.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 20.40 Wita di sebuah rumah makan yang berada di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar.
Pemilik warung awalnya curiga setelah melihat bungkusan misterius tergeletak di depan tempat usahanya.
Merasa ada kejanggalan, pemilik rumah makan kemudian melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.
Petugas Polsek Panakukang segera mendatangi lokasi untuk memeriksa paket yang mencurigakan itu.
Kanit Reskrim Polsek Panakukang, Iptu Nasrullah, menyampaikan bahwa pemilik warung sempat mengira isi paket tersebut adalah kepala anjing.
Namun setelah dibuka, ternyata bungkusan itu berisi kepala kambing.
“Pemilik warung sudah melapor di kantor. Awalnya dikira kepala anjing karena mirip. Tapi ternyata kepala kambing,” ujar Iptu Nasrullah saat dikonfirmasi wartawan dikutip dari Antara, Minggu (4/1).
Video pemeriksaan paket tersebut sempat viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, terlihat anggota polisi bersama pemilik warung membuka kardus yang mengeluarkan bau tidak sedap.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Karampuang, Aiptu Sahri, membenarkan bahwa isi kiriman tersebut adalah kepala kambing.
Setelah diperiksa, kepala kambing itu kemudian dibuang ke tempat sampah.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif di balik pengiriman paket tersebut.
Penyidik belum memastikan apakah peristiwa ini murni teror atau memiliki latar belakang lain.
“Masih diselidiki, belum tahu (motif). Korban sudah melapor. Ini sementara didalami, nanti kalau ada perkembangan kita kabari,” tutur mantan Kasubdit II Jatanras Polrestabes Makassar itu.
Sementara itu, barang bukti kepala kambing tersebut tidak lagi diamankan karena telah ikut terbuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Tamangapa, setelah diangkut petugas kebersihan setempat.
“Sudah dibuang, itu (kepala kambingnya) ikut terbuang ke TPA Antang,” jelas Nasrullah.