SulawesiPos.com – Pemerintah Kota Makassar mengawali tahun 2026 dengan menggelar aksi peduli lingkungan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan ruang publik.
Aksi bersih-bersih tersebut dilaksanakan di kawasan Pantai Losari, ikon Kota Makassar, pada Kamis pagi (1/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Green Generation Beraksi 2026 yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (LDH) Kota Makassar sebagai langkah awal membangun budaya hidup bersih dan ramah lingkungan.
Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman, menjelaskan bahwa momen pergantian tahun tepat untuk kegiatan ini karena banyaknya sisa kembang api dan limbah perayaan malam tahun baru yang kerap mengotori ruang publik.
Momentum awal tahun ini dimanfaatkan sebagai pengingat bahwa perayaan harus diimbangi dengan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus langkah awal mengawali 2026 dengan aksi positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar dia dikutip dari RRI pada Jumat (2/1/2025).
Kegiatan bertajuk “Generation: It’s Easy to Be Green” ini tidak hanya difokuskan pada pembersihan kawasan semata.
Aksi tersebut juga menjadi sarana edukasi dan kampanye kesadaran lingkungan, khususnya bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap isu kebersihan.
Aksi bersih Pantai Losari melibatkan lintas komunitas dan relawan yang tergabung dalam Mitra Kolaborasi GG Beraksi 2026.
Komunitas yang terlibat di antaranya Green Youth Movement (EWACO), Putra Putri Bumi Sulsel, Duta Lingkungan Sulsel, Forum Anak Kota Makassar, Youth Ranger Indonesia Sulsel, Forum Genre Kota Makassar, serta sejumlah pegiat lingkungan lainnya.
Kegiatan ini turut didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar.
Kehadiran pemerintah daerah tersebut menegaskan komitmen dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat menjaga kebersihan ruang publik secara berkelanjutan.
“Tidak hanya pada momentum awal tahun, tetapi menjadi budaya hidup bersih dan ramah lingkungan bagi seluruh warga Kota Makassar,” tutup Helmy. (tar)