SulawesiPos.com – Pelantikan massal 6.032 Ketua RT dan RW se-Kota Makassar berlangsung di Lapangan Karebosi, Senin (29/12/2025) oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin pria yang akrab disapa Appi ini menekankan bahwa jabatan RT/RW adalah mandat sosial, bukan alat kekuasaan.
Ia juga mewanti-wanti agar jabatan ini tidak disalahgunakan untuk urusan politik, mengingat peran RT/RW adalah pelayan sosial.
Munafri menyoroti masih kuatnya kubu-kubuan antar-tetangga yang kerap memicu diskriminasi dalam distribusi bantuan sosial hingga pelayanan administrasi.
Ia menegaskan RT dan RW harus fokus pada satu tujuan, yakni memastikan warga terlayani secara maksimal.
“Hari ini seluruh Ketua RT dan RW adalah orang-orang yang bekerja untuk membantu Pemerintah Kota Makassar dalam proses pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Appi seperti dilansir dari Pemerintah Kota Makassar.
Munafri ingin memastikan bahwa di bawah kepemimpinan MULIA (Munafri-Aliyah), tidak boleh ada lagi warga yang merasa terasing di lingkungannya sendiri hanya karena perbedaan pilihan.
Wali Kota Makassar mengingatkan bahwa RT/RW adalah wajah pertama pemerintah. Jika wajah tersebut menampilkan diskriminasi, maka citra pemerintah kota akan ikut tercoreng.
“Semua program pemerintah harus sampai ke masyarakat dengan baik,” imbuhnya.
Misi rekonsiliasi ini menuntut Ketua RT/RW untuk merangkul kembali lawan politik mereka dan bekerja kolektif demi mewujudkan Makassar yang lebih harmonis dan berakhlak MULIA.