SulawesiPos.com – Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Sekretaris Kemenko Kumham Imipas, Andika Dwi Prasetya, mengatakan hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan di berbagai wilayah, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Bali, dan DKI Jakarta.
“Pemantauan dilakukan oleh seluruh jajaran pimpinan tinggi madya, staf ahli, staf khusus, dan pimpinan tinggi pratama,” ujarnya, dikutip Senin (23/3/2026).
Di sektor pemasyarakatan, layanan kunjungan Lebaran disebut berlangsung tertib dan mengedepankan pendekatan humanis.
Salah satu contohnya di Lapas Kelas I Semarang, di mana sebanyak 872 warga binaan pemasyarakatan (WBP) menerima remisi khusus Idulfitri.
Menurut Andika, pembinaan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mempersiapkan WBP kembali ke masyarakat, dengan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan terkendali.
Di wilayah Jakarta, seperti Lapas Kelas I Cipinang, pelayanan publik tetap berjalan normal meski menerapkan skema Work From Anywhere (WFA).
Hasil pemantauan menunjukkan kesiapan sarana dan prasarana mampu mendukung peningkatan kunjungan selama Lebaran, tanpa mengganggu kualitas layanan.
Pada sektor keimigrasian, layanan pemeriksaan dan penerbitan dokumen perjalanan juga tetap berjalan selama libur Lebaran.
Di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, pengawasan difokuskan pada arus keluar-masuk penumpang, peningkatan kapasitas SDM, serta pemanfaatan teknologi digital.
Sementara di Pelabuhan Tanjung Priok, layanan keimigrasian tetap berjalan normal, termasuk pemeriksaan awak kapal WNI dan WNA.
Kantor imigrasi juga tetap membuka layanan paspor dan izin tinggal mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, dengan kombinasi sistem kerja WFO dan WFA.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran layanan, pemerintah menerapkan pengamanan ketat melalui teknologi biometrik, penggunaan tanda pengenal pengunjung, serta dukungan aparat TNI dan Polri.
Selain itu, penguatan transformasi digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia terus dilakukan, khususnya di sektor keimigrasian.
Tidak Ada Gangguan Signifikan
Secara nasional, Kemenko Kumham Imipas menyimpulkan bahwa seluruh layanan publik selama Lebaran berjalan aman dan lancar.
“Tidak ditemukan gangguan signifikan selama pelaksanaan layanan. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar,” kata Andika.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan publik, terutama pada periode dengan intensitas tinggi seperti Idulfitri.

