Efektif Tekan Kemiskinan Ekstrem, Eko Patrio Apresiasi PNM dan Pegadaian

SulawesiPos.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo atau yang akrab disapa Eko Patrio, mengapresiasi langkah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian dalam memberikan akses pembiayaan ultra mikro kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran kedua lembaga tersebut sangat membantu, khususnya bagi masyarakat miskin yang membutuhkan dukungan modal untuk bertahan dan berkembang.

“Jadi yang pertama saya mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak PNM dan juga Pegadaian, karena memang ini benar-benar ultra mikro untuk masyarakat terutama masyarakat miskin sangat-sangat bermanfaat ya itu satu,” ujar Eko, dikutip dari Parlementaria, Minggu (12/4/2026).

Eko menilai salah satu keunggulan PNM terletak pada pendekatan berbasis kepercayaan.

Skema ini memungkinkan masyarakat mengakses pembiayaan tanpa harus memenuhi syarat administratif yang rumit atau menyediakan jaminan.

Menurutnya, model tersebut terbukti efektif dan tetap mampu menjaga tingkat kepercayaan, meskipun telah melayani jutaan nasabah.

“PNM ini dia tidak perlu yang namanya menggunakan kayak semacam apa namanya ada syarat-syarat tertentu, terus harus ditaruh barangnya apa dan sebagainya… tapi alhamdulillah dari sekian juta nasabah yang ada tidak terjadi permasalahan-permasalahan mendasar kaitan dengan nunda bayar dan sebagainya,” terangnya.

BACA JUGA: 
Komisi VI DPR Evaluasi PLN Soal Penanganan Listrik di Lokasi Bencana

Selama satu dekade beroperasi, PNM dinilai menunjukkan perkembangan positif, terutama dari peningkatan jumlah nasabah.

Hal ini menjadi indikator bahwa lembaga tersebut dibutuhkan masyarakat.

Eko menilai kehadiran negara melalui PNM menjadi bagian penting dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat kecil.

“Ini kan PNM ini adalah salah satu pemecah… tidak adanya kemiskinan yang benar-benar ekstrem. Terus kedua juga dalam memberikan kesempatan membuat masyarakat berkembang menjadi baik lagi,” paparnya.

Dorong Penguatan Dukungan dan Pendampingan

Meski kinerjanya dinilai baik, Eko menekankan pentingnya penguatan dukungan terhadap PNM agar lebih produktif.

Ia juga menyoroti perlunya pendampingan bagi petugas dan penguatan kelembagaan.

“PNM selama 10 tahun ini sudah kinerja sudah baik. Tinggal kita bantu, kita support, kita dukung agar mereka lebih produktif lagi,” ucapnya.

Eko optimistis bahwa jika dukungan terhadap pembiayaan ultra mikro terus diperkuat, PNM akan semakin berperan dalam mendorong pengentasan kemiskinan di Indonesia.

BACA JUGA: 
Komisi VI DPR Tekan BUMN untuk Segera Lakukan Kemandirian Hilirisasi Hasil Tambang

Ia bahkan meyakini langkah tersebut dapat berkontribusi pada target penurunan kemiskinan hingga nol persen, sejalan dengan visi pemerintah.

“Saya yakin kalau ini ditumbuhkembangkan, di-support, didukung salah satu (upaya) pengentasan kemiskinan akan hadir di sini dan menjadi lebih baik lagi masyarakat Indonesia jadi nol persen (kemiskinan),” tutupnya.

SulawesiPos.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo atau yang akrab disapa Eko Patrio, mengapresiasi langkah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian dalam memberikan akses pembiayaan ultra mikro kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran kedua lembaga tersebut sangat membantu, khususnya bagi masyarakat miskin yang membutuhkan dukungan modal untuk bertahan dan berkembang.

“Jadi yang pertama saya mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak PNM dan juga Pegadaian, karena memang ini benar-benar ultra mikro untuk masyarakat terutama masyarakat miskin sangat-sangat bermanfaat ya itu satu,” ujar Eko, dikutip dari Parlementaria, Minggu (12/4/2026).

Eko menilai salah satu keunggulan PNM terletak pada pendekatan berbasis kepercayaan.

Skema ini memungkinkan masyarakat mengakses pembiayaan tanpa harus memenuhi syarat administratif yang rumit atau menyediakan jaminan.

Menurutnya, model tersebut terbukti efektif dan tetap mampu menjaga tingkat kepercayaan, meskipun telah melayani jutaan nasabah.

“PNM ini dia tidak perlu yang namanya menggunakan kayak semacam apa namanya ada syarat-syarat tertentu, terus harus ditaruh barangnya apa dan sebagainya… tapi alhamdulillah dari sekian juta nasabah yang ada tidak terjadi permasalahan-permasalahan mendasar kaitan dengan nunda bayar dan sebagainya,” terangnya.

BACA JUGA: 
Komisi VI DPR Tekan BUMN untuk Segera Lakukan Kemandirian Hilirisasi Hasil Tambang

Selama satu dekade beroperasi, PNM dinilai menunjukkan perkembangan positif, terutama dari peningkatan jumlah nasabah.

Hal ini menjadi indikator bahwa lembaga tersebut dibutuhkan masyarakat.

Eko menilai kehadiran negara melalui PNM menjadi bagian penting dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat kecil.

“Ini kan PNM ini adalah salah satu pemecah… tidak adanya kemiskinan yang benar-benar ekstrem. Terus kedua juga dalam memberikan kesempatan membuat masyarakat berkembang menjadi baik lagi,” paparnya.

Dorong Penguatan Dukungan dan Pendampingan

Meski kinerjanya dinilai baik, Eko menekankan pentingnya penguatan dukungan terhadap PNM agar lebih produktif.

Ia juga menyoroti perlunya pendampingan bagi petugas dan penguatan kelembagaan.

“PNM selama 10 tahun ini sudah kinerja sudah baik. Tinggal kita bantu, kita support, kita dukung agar mereka lebih produktif lagi,” ucapnya.

Eko optimistis bahwa jika dukungan terhadap pembiayaan ultra mikro terus diperkuat, PNM akan semakin berperan dalam mendorong pengentasan kemiskinan di Indonesia.

BACA JUGA: 
Pasca-Sanksi MKD, Eko Patrio Kembali Pimpin Komisi VI DPR RI

Ia bahkan meyakini langkah tersebut dapat berkontribusi pada target penurunan kemiskinan hingga nol persen, sejalan dengan visi pemerintah.

“Saya yakin kalau ini ditumbuhkembangkan, di-support, didukung salah satu (upaya) pengentasan kemiskinan akan hadir di sini dan menjadi lebih baik lagi masyarakat Indonesia jadi nol persen (kemiskinan),” tutupnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru