SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (10/4/2026) dengan penguatan signifikan sebesar 2,07% ke level 7.458.
Pergerakan indeks masih didominasi oleh volume pembelian di pasar.
Secara mingguan, IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 6,14%, mencerminkan sentimen positif yang cukup kuat dalam beberapa hari terakhir.
Dalam riset MNCS Daily Scope Wave, MNC Sekuritas menyebut posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A pada label hitam atau bagian dari wave B dari wave (2) pada label merah.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dan menguji area resistance pada kisaran 7.592–7.856.
Meski demikian, investor tetap diminta mencermati potensi koreksi minor yang berada pada rentang 7.281–7.409.
MNC Sekuritas mencatat level support IHSG berada pada 7.274 dan 7.184, sementara resistance berada pada 7.500 dan 7.585.
Rekomendasi saham
AMMN – Buy on Weakness
AMMN menguat 1,40% ke 5.425 dengan dukungan volume pembelian. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 5.125–5.300
Target Price: 5.875, 6.300
Stoploss: below 5.050
OASA – Spec Buy
OASA menguat 6,59% ke 356 dengan dominasi volume pembelian. Saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Spec Buy: 316–352
Target Price: 410, 428
Stoploss: di bawah 308
PTRO – Buy on Weakness
PTRO menguat 2,38% ke 5.375 dengan peningkatan volume pembelian. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (A) dari wave [B].
Buy on Weakness: 4.920–5.225
Target Price: 5.925, 6.200
Stoploss: di bawah 4.670
TLKM – Buy on Weakness
TLKM menguat 0,63% ke 3.210 dengan dominasi volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA200. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.
Buy on Weakness: 3.010–3.120
Target Price: 3.300, 3.410
Stoploss: di bawah 2.930
Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.

