Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Senin, 13 April 2026

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (10/4/2026) dengan penguatan signifikan sebesar 2,07% ke level 7.458.

Pergerakan indeks masih didominasi oleh volume pembelian di pasar.

Secara mingguan, IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 6,14%, mencerminkan sentimen positif yang cukup kuat dalam beberapa hari terakhir.

Dalam riset MNCS Daily Scope Wave, MNC Sekuritas menyebut posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A pada label hitam atau bagian dari wave B dari wave (2) pada label merah.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dan menguji area resistance pada kisaran 7.592–7.856.

Meski demikian, investor tetap diminta mencermati potensi koreksi minor yang berada pada rentang 7.281–7.409.

MNC Sekuritas mencatat level support IHSG berada pada 7.274 dan 7.184, sementara resistance berada pada 7.500 dan 7.585.

Rekomendasi saham

AMMN – Buy on Weakness

AMMN menguat 1,40% ke 5.425 dengan dukungan volume pembelian. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B).

BACA JUGA: 
IHSG Anjlok ke 7.887 Pada Sesi I, Pelaku Pasar Cermati Risiko MSCI dan Respons Pemerintah

Buy on Weakness: 5.125–5.300

Target Price: 5.875, 6.300

Stoploss: below 5.050

OASA – Spec Buy

OASA menguat 6,59% ke 356 dengan dominasi volume pembelian. Saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (B).

Spec Buy: 316–352

Target Price: 410, 428

Stoploss: di bawah 308

PTRO – Buy on Weakness

PTRO menguat 2,38% ke 5.375 dengan peningkatan volume pembelian. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (A) dari wave [B].

Buy on Weakness: 4.920–5.225

Target Price: 5.925, 6.200

Stoploss: di bawah 4.670

TLKM – Buy on Weakness

TLKM menguat 0,63% ke 3.210 dengan dominasi volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA200. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.

Buy on Weakness: 3.010–3.120

Target Price: 3.300, 3.410

Stoploss: di bawah 2.930

Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (10/4/2026) dengan penguatan signifikan sebesar 2,07% ke level 7.458.

Pergerakan indeks masih didominasi oleh volume pembelian di pasar.

Secara mingguan, IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 6,14%, mencerminkan sentimen positif yang cukup kuat dalam beberapa hari terakhir.

Dalam riset MNCS Daily Scope Wave, MNC Sekuritas menyebut posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A pada label hitam atau bagian dari wave B dari wave (2) pada label merah.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dan menguji area resistance pada kisaran 7.592–7.856.

Meski demikian, investor tetap diminta mencermati potensi koreksi minor yang berada pada rentang 7.281–7.409.

MNC Sekuritas mencatat level support IHSG berada pada 7.274 dan 7.184, sementara resistance berada pada 7.500 dan 7.585.

Rekomendasi saham

AMMN – Buy on Weakness

AMMN menguat 1,40% ke 5.425 dengan dukungan volume pembelian. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B).

BACA JUGA: 
BEI Segera Tunjuk Plt Dirut, Buntut Mundurnya Iman Rachman

Buy on Weakness: 5.125–5.300

Target Price: 5.875, 6.300

Stoploss: below 5.050

OASA – Spec Buy

OASA menguat 6,59% ke 356 dengan dominasi volume pembelian. Saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (B).

Spec Buy: 316–352

Target Price: 410, 428

Stoploss: di bawah 308

PTRO – Buy on Weakness

PTRO menguat 2,38% ke 5.375 dengan peningkatan volume pembelian. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (A) dari wave [B].

Buy on Weakness: 4.920–5.225

Target Price: 5.925, 6.200

Stoploss: di bawah 4.670

TLKM – Buy on Weakness

TLKM menguat 0,63% ke 3.210 dengan dominasi volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA200. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.

Buy on Weakness: 3.010–3.120

Target Price: 3.300, 3.410

Stoploss: di bawah 2.930

Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru