Moody’s Afirmasi Rating Kredit Indonesia, Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Tetap Terjaga

“Seperti apa yg disampaikan Menko Airlangga, komunikasi menjadi penting, pihak Danantara dan perbankan Indonesia agar bisa memberikan penjelasan kepastian arah fiskal dan moneter Indonesia ke lembaga-lembaga pemeringkat yang ada,” pungkas Juru Bicara Haryo.

Tentang Moody’s

Moody’s Corporation merupakan salah satu perusahaan jasa keuangan terkemuka di dunia yang berfokus pada pemeringkatan kredit dan analisis risiko keuangan.

Perusahaan yang berbasis di New York, Amerika Serikat ini dikenal luas karena perannya dalam menilai kelayakan kredit berbagai entitas, mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga instrumen utang seperti obligasi dan sekuritas pendapatan tetap.

Salah satu produk yang dikeluarkan adalah Moody’s Ratings yang menjadi acuan dari pelaku usaha dan negara.

Moody’s Ratings bertugas memberikan peringkat kredit yang menunjukkan tingkat kemampuan suatu entitas dalam memenuhi kewajiban finansialnya.

Bagi pihak penerbit utang, rating Moody’s memiliki implikasi langsung terhadap biaya pinjaman.

Semakin tinggi rating yang diperoleh, semakin rendah tingkat bunga yang biasanya harus ditawarkan kepada investor karena risiko gagal bayarnya dinilai kecil.

BACA JUGA: 
Hadir di SDP ke-18, Bahlil: HIPMI Itu Cinta Pertama Saya

Selain itu, regulator dan bank sentral juga memanfaatkan rating kredit sebagai salah satu indikator dalam memantau stabilitas sistem keuangan, termasuk dalam penyusunan kebijakan pengawasan dan persyaratan permodalan lembaga keuangan.

Pemeringkatan

Setelah menginvestigasi suatu entitas, Moody’s memberikan peringkat kredit menggunakan skala standar yang menunjukkan kemungkinan gagal bayar atau kegagalan memenuhi kewajiban keuangan.

Skala tersebut terdiri dari nilai huruf dan pengubah numerik.

“Seperti apa yg disampaikan Menko Airlangga, komunikasi menjadi penting, pihak Danantara dan perbankan Indonesia agar bisa memberikan penjelasan kepastian arah fiskal dan moneter Indonesia ke lembaga-lembaga pemeringkat yang ada,” pungkas Juru Bicara Haryo.

Tentang Moody’s

Moody’s Corporation merupakan salah satu perusahaan jasa keuangan terkemuka di dunia yang berfokus pada pemeringkatan kredit dan analisis risiko keuangan.

Perusahaan yang berbasis di New York, Amerika Serikat ini dikenal luas karena perannya dalam menilai kelayakan kredit berbagai entitas, mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga instrumen utang seperti obligasi dan sekuritas pendapatan tetap.

Salah satu produk yang dikeluarkan adalah Moody’s Ratings yang menjadi acuan dari pelaku usaha dan negara.

Moody’s Ratings bertugas memberikan peringkat kredit yang menunjukkan tingkat kemampuan suatu entitas dalam memenuhi kewajiban finansialnya.

Bagi pihak penerbit utang, rating Moody’s memiliki implikasi langsung terhadap biaya pinjaman.

Semakin tinggi rating yang diperoleh, semakin rendah tingkat bunga yang biasanya harus ditawarkan kepada investor karena risiko gagal bayarnya dinilai kecil.

BACA JUGA: 
Airlangga Minta Danantara Jelaskan Arah Fiskal RI ke Moody’s Usai Outlook Jadi Negatif

Selain itu, regulator dan bank sentral juga memanfaatkan rating kredit sebagai salah satu indikator dalam memantau stabilitas sistem keuangan, termasuk dalam penyusunan kebijakan pengawasan dan persyaratan permodalan lembaga keuangan.

Pemeringkatan

Setelah menginvestigasi suatu entitas, Moody’s memberikan peringkat kredit menggunakan skala standar yang menunjukkan kemungkinan gagal bayar atau kegagalan memenuhi kewajiban keuangan.

Skala tersebut terdiri dari nilai huruf dan pengubah numerik.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru