Semakin tinggi rating yang diperoleh, semakin rendah tingkat bunga yang biasanya harus ditawarkan kepada investor karena risiko gagal bayarnya dinilai kecil.
Selain itu, regulator dan bank sentral juga memanfaatkan rating kredit sebagai salah satu indikator dalam memantau stabilitas sistem keuangan, termasuk dalam penyusunan kebijakan pengawasan dan persyaratan permodalan lembaga keuangan.

