24 C
Makassar
3 February 2026, 5:02 AM WITA

Menkeu Purbaya Beri Sinyal Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI Gantikan Iman Rachman

Overview:

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Jeffrey Hendrik akan ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI.
  • Jeffrey juga akan memimpin pertemuan BEI dengan MSCI pada 2 Februari 2026.
  • BEI menegaskan pengumuman resmi Pjs Dirut dilakukan sebelum pembukaan perdagangan Senin di tengah volatilitas IHSG.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Jeffrey Hendrik akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam.

“Iya (pengganti Iman),” kata Purbaya singkat saat dikonfirmasi.

Selain menjabat sebagai Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik juga disebut akan mewakili bursa dalam pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/2/2026).

Pertemuan tersebut akan dihadiri oleh Jeffrey bersama perwakilan BEI lainnya.

Purbaya menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan intervensi dalam penyelesaian persoalan yang dihadapi BEI.

Menurutnya, bursa memiliki independensi penuh untuk menyelesaikan isu internal sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Baca Juga: 
OJK Tanggapi Pengunduran Diri Dirut BEI, Pastikan Operasional Tetap Normal

“Dari bursa kan mereka independen. Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur yang ada di internal mereka. Pemerintah nggak ikut campur,” ujarnya.

Meski demikian, hingga saat ini BEI belum secara resmi mengumumkan penunjukan pengganti Iman Rachman.

Corporate Secretary BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyatakan pengumuman Pjs Direktur Utama akan dilakukan sebelum pembukaan perdagangan pada Senin (2/2/2026).

Pengumuman tersebut akan disampaikan di tengah kondisi volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola pasar modal Indonesia, termasuk metodologi free float saham.

“Akan diumumkan Pjs Dirut-nya sebelum dibukanya perdagangan Senin,” ujar Kautsar melalui pesan singkat, Sabtu malam (31/1/2026).

Overview:

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Jeffrey Hendrik akan ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI.
  • Jeffrey juga akan memimpin pertemuan BEI dengan MSCI pada 2 Februari 2026.
  • BEI menegaskan pengumuman resmi Pjs Dirut dilakukan sebelum pembukaan perdagangan Senin di tengah volatilitas IHSG.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Jeffrey Hendrik akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam.

“Iya (pengganti Iman),” kata Purbaya singkat saat dikonfirmasi.

Selain menjabat sebagai Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik juga disebut akan mewakili bursa dalam pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/2/2026).

Pertemuan tersebut akan dihadiri oleh Jeffrey bersama perwakilan BEI lainnya.

Purbaya menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan intervensi dalam penyelesaian persoalan yang dihadapi BEI.

Menurutnya, bursa memiliki independensi penuh untuk menyelesaikan isu internal sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Baca Juga: 
OJK Tanggapi Pengunduran Diri Dirut BEI, Pastikan Operasional Tetap Normal

“Dari bursa kan mereka independen. Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur yang ada di internal mereka. Pemerintah nggak ikut campur,” ujarnya.

Meski demikian, hingga saat ini BEI belum secara resmi mengumumkan penunjukan pengganti Iman Rachman.

Corporate Secretary BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyatakan pengumuman Pjs Direktur Utama akan dilakukan sebelum pembukaan perdagangan pada Senin (2/2/2026).

Pengumuman tersebut akan disampaikan di tengah kondisi volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola pasar modal Indonesia, termasuk metodologi free float saham.

“Akan diumumkan Pjs Dirut-nya sebelum dibukanya perdagangan Senin,” ujar Kautsar melalui pesan singkat, Sabtu malam (31/1/2026).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/