Overview:
- BEI akan menunjuk Plt Direktur Utama sesuai aturan internal dan regulasi OJK.
- POJK mengatur jabatan Dirut BEI yang kosong wajib segera diisi sementara oleh anggota direksi.
- Iman Rachman mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal dalam beberapa hari terakhir.
SulawesiPos.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan operasional bursa tetap berjalan normal setelah Direktur Utama Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya.
Dalam waktu dekat, BEI akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama untuk menjalankan tugas harian hingga pimpinan definitif ditetapkan.
Iman Rachman menyampaikan bahwa penunjukan Plt Dirut akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di internal BEI.
“Nanti akan ada sementara Plt yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru,” ujar Iman kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Ketentuan terkait kekosongan jabatan direksi bursa telah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 58/POJK.04/2016 tentang Direksi dan Dewan Komisaris.
Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa jabatan anggota Direksi Bursa Efek yang kosong wajib diisi paling lambat tiga bulan sejak dinyatakan lowong.
Secara khusus, apabila posisi Direktur Utama Bursa Efek kosong, salah satu anggota direksi diwajibkan ditunjuk melalui keputusan Direksi Bursa Efek sebagai pejabat sementara.
Penunjukan tersebut dilakukan untuk menjalankan tugas dan wewenang Direktur Utama hingga pengganti definitif diangkat, dengan persetujuan Dewan Komisaris.
Selain itu, setiap penunjukan sementara Direktur Utama atau pengalihan tugas dan wewenang direksi wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat dua hari setelah keputusan ditetapkan.
Sebelumnya, Iman Rachman secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Direktur Utama BEI pada Jumat pagi.
Ia menegaskan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika yang terjadi di pasar modal Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
“Saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman.

