24 C
Makassar
3 February 2026, 3:19 AM WITA

IHSG Kembali Trading Halt, Anjlok 8% Kurang dari 30 Menit Usai Pembukaan

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penghentian sementara perdagangan (trading halt) kurang dari 30 menit setelah pembukaan, Kamis (29/1/2025).

Ini menjadi hari kedua berturut-turut IHSG terkena halt, menyusul dampak keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Pada pukul 09.26 WIB, IHSG tercatat merosot 665,89 poin atau sekitar 8 persen ke level 7.654,66.

Penurunan tersebut memenuhi ambang batas pertama yang memicu penerapan trading halt selama 30 menit sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Selama sesi singkat sebelum perdagangan dihentikan, nilai transaksi tercatat sebesar Rp10,99 miliar dengan volume 13,08 miliar saham yang diperdagangkan.

Frekuensi transaksi mencapai 863.333 kali.

Tekanan jual terjadi hampir di seluruh papan perdagangan.

Sebanyak 658 saham tercatat melemah, 20 saham stagnan, dan hanya 33 saham yang menguat.

Anjloknya IHSG pada awal perdagangan ini mencerminkan sentimen negatif pasar yang masih kuat, terutama dipengaruhi faktor eksternal, termasuk penyesuaian indeks oleh MSCI yang berdampak pada aliran dana investor.

Baca Juga: 
Menteri Keuangan Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2026

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penghentian sementara perdagangan (trading halt) kurang dari 30 menit setelah pembukaan, Kamis (29/1/2025).

Ini menjadi hari kedua berturut-turut IHSG terkena halt, menyusul dampak keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Pada pukul 09.26 WIB, IHSG tercatat merosot 665,89 poin atau sekitar 8 persen ke level 7.654,66.

Penurunan tersebut memenuhi ambang batas pertama yang memicu penerapan trading halt selama 30 menit sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Selama sesi singkat sebelum perdagangan dihentikan, nilai transaksi tercatat sebesar Rp10,99 miliar dengan volume 13,08 miliar saham yang diperdagangkan.

Frekuensi transaksi mencapai 863.333 kali.

Tekanan jual terjadi hampir di seluruh papan perdagangan.

Sebanyak 658 saham tercatat melemah, 20 saham stagnan, dan hanya 33 saham yang menguat.

Anjloknya IHSG pada awal perdagangan ini mencerminkan sentimen negatif pasar yang masih kuat, terutama dipengaruhi faktor eksternal, termasuk penyesuaian indeks oleh MSCI yang berdampak pada aliran dana investor.

Baca Juga: 
Daftar Harga BBM Terbaru di Seluruh SPBU per 14 Januari

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/