Sementara itu, Goldman Sachs menurunkan peringkat (rating) saham Indonesia menjadi underweight, menyusul peringatan dari indeks global MSCI.
Dalam laporan terbarunya, bank investasi asal AS itu memperkirakan aksi jual pasif (passive selling) oleh investor global masih akan berlanjut, seiring keputusan MSCI yang menilai pasar saham Indonesia menghadapi persoalan struktural, khususnya terkait kepemilikan saham dan free float.
“Kami memperkirakan akan ada lanjutan passive selling dan menilai perkembangan ini akan menjadi overhang yang menahan kinerja pasar,” tulis analis Goldman Sachs, sembari memangkas outlook Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi underweight, dikutip dari Business Times, Kamis (29/1/2026).

