Overview:
- IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi meski berpeluang menguat terbatas.
- Tekanan jual dinilai masih mendominasi pergerakan indeks dalam jangka pendek.
- Sejumlah saham direkomendasikan dengan strategi buy on weakness dan speculative buy.
SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam fase rawan koreksi pada perdagangan selanjutnya.
MNC Sekuritas menilai tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks, meski peluang penguatan tetap terbuka secara terbatas.
Pada perdagangan terakhir, IHSG tercatat melanjutkan koreksi sebesar 0,46% ke level 8.951.
Seluruh area penguatan dan koreksi yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.
Secara teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5.
Kondisi tersebut membuat pergerakan indeks masih berisiko mengalami koreksi lanjutan.
“Penguatan IHSG diperkirakan akan terbatas dan hanya menguji rentang 8.960–8.985,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Adapun area koreksi yang perlu dicermati berada pada rentang 8.708–8.790. Sementara itu, level support IHSG berada di 8.852 dan 8.816, dengan resistance di kisaran 9.039 hingga 9.120.
Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas
Selain proyeksi indeks, MNC Sekuritas juga merilis sejumlah rekomendasi saham berbasis analisis teknikal.
ANTM – Buy on Weakness
Saham ANTM menguat 1,66% ke level 4.290, namun masih berada dalam tekanan jual yang meningkat. Secara teknikal, ANTM diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii].
- Area beli: 4.200–4.280
- Target harga: 4.440 dan 4.580
- Stoploss: di bawah 4.200

