26.5 C
Makassar
19 January 2026, 23:17 PM WITA

Naik Jadi Rp2,7 Juta per Gram, Ini Daftar Harga Emas Batangan Terbaru

Overview

  • Harga emas batangan Antam naik Rp40.000 menjadi Rp2.703.000 per gram pada Senin (19/1/2026).

  • Harga jual kembali (buyback) emas Antam turut meningkat menjadi Rp2.545.000 per gram.

  • Seluruh transaksi emas Antam dikenakan PPh 22 sesuai PMK 34/PMK.10/2017, baik untuk pembelian maupun penjualan kembali di atas Rp10 juta.

SulawesiPos.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan penguatan signifikan pada Senin (19/1/2026).

Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas per gram kini mencapai Rp2.703.000, naik Rp40.000 dari posisi sebelumnya sebesar Rp2.663.000.

Kenaikan harga emas ini turut memengaruhi harga jual kembali (buyback), yang meningkat menjadi Rp2.545.000 per gram.

Tren positif ini membuat emas Antam tetap menjadi pilihan investasi yang menarik, sekaligus sebagai instrumen lindung nilai yang aman di tengah dinamika pasar.

Setiap transaksi jual beli emas Antam dikenakan ketentuan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, berlaku untuk pecahan mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram.

Untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, PPh Pasal 22 dipotong sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP, langsung dari nilai total buyback.

Baca Juga: 
Danantara Indonesia Debut di World Economic Forum 2026

Sedangkan pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP, dengan bukti potong yang diberikan setiap transaksi.

Berikut daftar harga emas batangan Antam terbaru per Senin:

  • 0,5 gram: Rp1.401.500
  • 1 gram: Rp2.703.000
  • 2 gram: Rp5.346.000
  • 3 gram: Rp7.994.000
  • 5 gram: Rp13.290.000
  • 10 gram: Rp26.525.000
  • 25 gram: Rp66.187.000
  • 50 gram: Rp132.295.000
  • 100 gram: Rp264.512.000
  • 250 gram: Rp661.015.000
  • 500 gram: Rp1.321.820.000
  • 000 gram: Rp2.643.600.000

Dengan catatan penguatan ini, investor yang mencari instrumen aman maupun strategi lindung nilai tetap dapat menjadikan emas Antam sebagai pilihan utama di awal tahun 2026.

Overview

  • Harga emas batangan Antam naik Rp40.000 menjadi Rp2.703.000 per gram pada Senin (19/1/2026).

  • Harga jual kembali (buyback) emas Antam turut meningkat menjadi Rp2.545.000 per gram.

  • Seluruh transaksi emas Antam dikenakan PPh 22 sesuai PMK 34/PMK.10/2017, baik untuk pembelian maupun penjualan kembali di atas Rp10 juta.

SulawesiPos.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan penguatan signifikan pada Senin (19/1/2026).

Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas per gram kini mencapai Rp2.703.000, naik Rp40.000 dari posisi sebelumnya sebesar Rp2.663.000.

Kenaikan harga emas ini turut memengaruhi harga jual kembali (buyback), yang meningkat menjadi Rp2.545.000 per gram.

Tren positif ini membuat emas Antam tetap menjadi pilihan investasi yang menarik, sekaligus sebagai instrumen lindung nilai yang aman di tengah dinamika pasar.

Setiap transaksi jual beli emas Antam dikenakan ketentuan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, berlaku untuk pecahan mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram.

Untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, PPh Pasal 22 dipotong sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP, langsung dari nilai total buyback.

Baca Juga: 
Harga Emas Antam di Makassar Naik Lagi, Jadi Rp2.665.000 per Gram

Sedangkan pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP, dengan bukti potong yang diberikan setiap transaksi.

Berikut daftar harga emas batangan Antam terbaru per Senin:

  • 0,5 gram: Rp1.401.500
  • 1 gram: Rp2.703.000
  • 2 gram: Rp5.346.000
  • 3 gram: Rp7.994.000
  • 5 gram: Rp13.290.000
  • 10 gram: Rp26.525.000
  • 25 gram: Rp66.187.000
  • 50 gram: Rp132.295.000
  • 100 gram: Rp264.512.000
  • 250 gram: Rp661.015.000
  • 500 gram: Rp1.321.820.000
  • 000 gram: Rp2.643.600.000

Dengan catatan penguatan ini, investor yang mencari instrumen aman maupun strategi lindung nilai tetap dapat menjadikan emas Antam sebagai pilihan utama di awal tahun 2026.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/