28.8 C
Makassar
19 January 2026, 15:04 PM WITA

Danantara Indonesia Debut di World Economic Forum 2026

Overview:

  • Danantara mendampingi Presiden Prabowo di World Economic Forum 2026, kunjungan presiden pertama di forum itu dalam 10 tahun terakhir.
  • Tujuan utama Danantara di Davos yaitu untuk membangun kemitraan strategis dan mobilisasi modal global secara selektif dengan tata kelola (governance) yang kuat.
  • Danantara merencanakan fokus pada investasi mineral kritis, energi hijau, dan ketahanan pangan nasional.

SulawesiPos.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mencatatkan kehadiran perdananya dalam forum ekonomi paling bergengsi di dunia, World Economic Forum (WEF) 2026, di Davos, Swiss.

Kehadiran ini bertujuan untuk membangun kemitraan strategis dengan investor global serta mendorong investasi berkualitas yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi nasional.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk memobilisasi modal secara selektif dan transparan.

“Partisipasi ini diarahkan untuk membangun kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan global serta mendorong investasi berkualitas yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Rosan dalam keterangan resminya, dikutip dari Antara, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: 
Tarif Listrik Bakal Naik? Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Kehadiran Danantara di Davos tahun ini mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto, menandai pertama kalinya Presiden Indonesia hadir di WEF dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Rosan menjelaskan bahwa Indonesia kini membawa pendekatan yang lebih terpadu antara kebijakan pemerintah, investasi strategis, dan dunia usaha.

Sebagai pengelola investasi negara, Danantara memposisikan diri sebagai pemain strategis yang membawa perspektif pasar berkembang (emerging markets).

Rosan memastikan bahwa setiap kolaborasi tidak hanya harus menarik secara finansial, tetapi juga harus relevan dengan kebutuhan transformasi ekonomi Indonesia, seperti menghadapi perubahan iklim dan dinamika demografi.

Dalam serangkaian pertemuan dengan pimpinan negara, lembaga keuangan global, dan sesama Sovereign Wealth Fund (SWF), Danantara mengusung lima fokus investasi utama yang selaras dengan agenda global:

  1. Mineral Kritis: Penguatan keamanan rantai pasok global.
  2. Transisi Energi: Percepatan energi bersih dan berkelanjutan.
  3. Ketahanan Pangan & Kesehatan: Peningkatan kemandirian kebutuhan dasar.
  4. Infrastruktur Digital: Pengembangan ekosistem teknologi masa depan.
  5. Ekonomi Muda: Penciptaan peluang bagi populasi produktif yang terus tumbuh.
Baca Juga: 
ITDC Klaim Investasi di Mandalika Tembus Rp5,96 Triliun

Overview:

  • Danantara mendampingi Presiden Prabowo di World Economic Forum 2026, kunjungan presiden pertama di forum itu dalam 10 tahun terakhir.
  • Tujuan utama Danantara di Davos yaitu untuk membangun kemitraan strategis dan mobilisasi modal global secara selektif dengan tata kelola (governance) yang kuat.
  • Danantara merencanakan fokus pada investasi mineral kritis, energi hijau, dan ketahanan pangan nasional.

SulawesiPos.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mencatatkan kehadiran perdananya dalam forum ekonomi paling bergengsi di dunia, World Economic Forum (WEF) 2026, di Davos, Swiss.

Kehadiran ini bertujuan untuk membangun kemitraan strategis dengan investor global serta mendorong investasi berkualitas yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi nasional.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk memobilisasi modal secara selektif dan transparan.

“Partisipasi ini diarahkan untuk membangun kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan global serta mendorong investasi berkualitas yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Rosan dalam keterangan resminya, dikutip dari Antara, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: 
Prabowo Sebut Indonesia Tidak Bisa Merdeka Tanpa jasa Petani di Acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan

Kehadiran Danantara di Davos tahun ini mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto, menandai pertama kalinya Presiden Indonesia hadir di WEF dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Rosan menjelaskan bahwa Indonesia kini membawa pendekatan yang lebih terpadu antara kebijakan pemerintah, investasi strategis, dan dunia usaha.

Sebagai pengelola investasi negara, Danantara memposisikan diri sebagai pemain strategis yang membawa perspektif pasar berkembang (emerging markets).

Rosan memastikan bahwa setiap kolaborasi tidak hanya harus menarik secara finansial, tetapi juga harus relevan dengan kebutuhan transformasi ekonomi Indonesia, seperti menghadapi perubahan iklim dan dinamika demografi.

Dalam serangkaian pertemuan dengan pimpinan negara, lembaga keuangan global, dan sesama Sovereign Wealth Fund (SWF), Danantara mengusung lima fokus investasi utama yang selaras dengan agenda global:

  1. Mineral Kritis: Penguatan keamanan rantai pasok global.
  2. Transisi Energi: Percepatan energi bersih dan berkelanjutan.
  3. Ketahanan Pangan & Kesehatan: Peningkatan kemandirian kebutuhan dasar.
  4. Infrastruktur Digital: Pengembangan ekosistem teknologi masa depan.
  5. Ekonomi Muda: Penciptaan peluang bagi populasi produktif yang terus tumbuh.
Baca Juga: 
Terungkap, Ini Tujuan Retret Kabinet Jilid II Hambalang Siang Ini

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/