30 C
Makassar
18 January 2026, 14:09 PM WITA

ITDC Klaim Investasi di Mandalika Tembus Rp5,96 Triliun

Overview:

  • KEK Mandalika mencatatkan total investasi kumulatif sebesar Rp5,96 triliun dengan total 34 investor hingga akhir 2025.
  • Investor asal Spanyol menyuntikkan dana Rp54,17 miliar di awal 2026 untuk pembangunan vila eksklusif.
  • Pengembangan kawasan dipastikan tetap mengutamakan penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Barat.

SulawesiPos.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika terus menunjukkan daya tarik kuat bagi penanam modal nasional maupun internasional.

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatatkan realisasi investasi kumulatif di kawasan tersebut telah menyentuh angka Rp5,96 triliun hingga akhir tahun 2025.

Kepala Administrator KEK Mandalika, Bambang Wicaksono, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 34 investor yang resmi menjalin kerja sama untuk mengembangkan destinasi di Lombok Tengah tersebut.

“Kondisi ini merupakan kabar baik bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di Indonesia,” ujar Bambang, dilansir dari Antara, Sabtu (17/1/2026).

Tren positif ini berlanjut hingga awal tahun 2026 dengan masuknya investor asal Spanyol.

Investor tersebut berkomitmen mengucurkan dana sebesar Rp54,17 miliar untuk membangun akomodasi vila di Lot KGH1 dan KGH2.

Baca Juga: 
Hipmi Berpesan Penguatan IHSG Harus Diikuti Kebijakan Konkret

Kehadiran pemodal Eropa ini dinilai memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang kompetitif di pasar global.

Direktur Komersial ITDC, Febrina Meidiana menegaskan bahwa masuknya modal asing ini adalah bukti kepercayaan terhadap kepastian hukum dan tata kelola kawasan.

“Mandalika semakin dipercaya sebagai kawasan investasi yang terkelola dengan baik serta menawarkan potensi pengembangan yang berkelanjutan,” jelas Febrina.

Dalam setiap pengembangannya, ITDC memastikan pemanfaatan lahan dilakukan secara terukur dan tetap mengacu pada masterplan kawasan.

Overview:

  • KEK Mandalika mencatatkan total investasi kumulatif sebesar Rp5,96 triliun dengan total 34 investor hingga akhir 2025.
  • Investor asal Spanyol menyuntikkan dana Rp54,17 miliar di awal 2026 untuk pembangunan vila eksklusif.
  • Pengembangan kawasan dipastikan tetap mengutamakan penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Barat.

SulawesiPos.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika terus menunjukkan daya tarik kuat bagi penanam modal nasional maupun internasional.

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatatkan realisasi investasi kumulatif di kawasan tersebut telah menyentuh angka Rp5,96 triliun hingga akhir tahun 2025.

Kepala Administrator KEK Mandalika, Bambang Wicaksono, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 34 investor yang resmi menjalin kerja sama untuk mengembangkan destinasi di Lombok Tengah tersebut.

“Kondisi ini merupakan kabar baik bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di Indonesia,” ujar Bambang, dilansir dari Antara, Sabtu (17/1/2026).

Tren positif ini berlanjut hingga awal tahun 2026 dengan masuknya investor asal Spanyol.

Investor tersebut berkomitmen mengucurkan dana sebesar Rp54,17 miliar untuk membangun akomodasi vila di Lot KGH1 dan KGH2.

Baca Juga: 
IHSG Menguat, OJK Optimis Sentimen Positif Bagi Investasi

Kehadiran pemodal Eropa ini dinilai memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang kompetitif di pasar global.

Direktur Komersial ITDC, Febrina Meidiana menegaskan bahwa masuknya modal asing ini adalah bukti kepercayaan terhadap kepastian hukum dan tata kelola kawasan.

“Mandalika semakin dipercaya sebagai kawasan investasi yang terkelola dengan baik serta menawarkan potensi pengembangan yang berkelanjutan,” jelas Febrina.

Dalam setiap pengembangannya, ITDC memastikan pemanfaatan lahan dilakukan secara terukur dan tetap mengacu pada masterplan kawasan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/