Overview:
- IHSG capai 9.000 pada pukul 10.05 pembukaan perdagangan sesi pagi hari ini
- Menkeu Purbaya sebut ini baru permulaan sebab kepercayaan investor asing sudah kembali
- Purbaya menjelaskan kepercayaan asing kembali pulih setelah terpuruk pada September 2025
SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat impresif di awal perdagangan dengan menembus level psikologis baru di angka 9.000, Kamis (08/01/2026).
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyambut baik reli panjang pasar modal tanah air ini.
Dalam konferensi pers APBN KiTA yang digelar di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Purbaya menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari fundamental ekonomi nasional yang kian solid.
“IHSG yang naik ke level 9.000 itu tadi, itu baru awal. Perkiraan saya akan naik terus karena ekonomi kita akan kita manage ke arah perbaikan terus ke depan,” ujar Purbaya optimis.
Meskipun menjelang penutupan perdagangan Kamis, indeks hanya bergerak stabil di rentang level 8.945 hingga 8.964, ini mencatatkan tren positif yang signifikan di awal tahun 2026.
Menkeu Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas, Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter
Purbaya memaparkan bahwa kondisi pasar modal Indonesia sempat mengalami fluktuasi dan tekanan sejak awal tahun 2025, dengan titik terendah terjadi pada September 2025.
Namun, strategi pengelolaan fiskal dan moneter yang tepat berhasil membalikkan keadaan (rebound) pada kuartal keempat tahun lalu.
Tren positif mulai terlihat konsisten sejak periode Oktober hingga Desember 2025.
Kepercayaan investor, terutama asing kembali pulih yang ditandai dengan arus modal masuk (inflow) yang masif ke pasar keuangan dalam negeri.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, tercatat lonjakan arus modal asing yang signifikan menjelang tutup tahun 2025, yaitu:
- Total inflow mencapai Rp 6,1 triliun pada Desember 2025.
- Akumulasi inflow menembus angka Rp 46,8 triliun pada November-Desember 2025.
- Instrumen SBN juga mengalami kenaikan inflow sebesar Rp 6,49 triliun.
- Aliran modal masuk pada pasar saham Indonesia mencapai Rp 12,24 triliun per Desember 2025.
Purbaya selaku bendahara negara ini meyakini bahwa kredibilitas ekonomi dan pasar keuangan Indonesia kini telah kembali ke jalur pertumbuhan yang sehat.
Masuknya kembali investor asing dalam skala besar menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik dan aman di mata global seiring dengan upaya perbaikan struktur ekonomi yang terus berjalan.

