Optimisme pasar terhadap keberlanjutan rekor IHSG ini juga dipicu oleh beberapa katalis domestik yang akan segera hadir, antara lain momentum konsumsi dan stabilitas fiskal.
Untuk momentum konsumsi perayaan imlek yang segera disusul dengan Ramadan dan Idul Fitri diprediksi menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi riil.
Sedangkan dalam arah kebijakan fiskal pemerintah, fokus pada pertumbuhan jangka panjang memberikan sentimen positif bagi arus dana asing (capital inflow).
Meski berada di puncak tertinggi, investor tetap diingatkan untuk waspada terhadap volatilitas pasar global, terutama terkait arah suku bunga dan dampak lanjutan dari konflik di Venezuela yang dapat mempengaruhi harga komoditas energi dunia. (amh)

