Overview
- DLH Makassar mencatat 102 kejadian pohon tumbang sepanjang Januari 2026 akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang.
- Kejadian tersebut tersebar di berbagai kecamatan dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama pengguna jalan.
- Pemkot Makassar mengimbau masyarakat waspada serta menegaskan penanganan pohon wajib melalui prosedur resmi DLH.
SulawesiPos.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mencatat sebanyak 102 kejadian pohon tumbang selama Januari 2026 akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang.
Ratusan kejadian tersebut tersebar di berbagai kecamatan dan dihimpun dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 112 serta aplikasi Lontara+.
Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, menyebutkan angka pohon tumbang tersebut menjadi indikator meningkatnya risiko keselamatan warga di ruang publik, khususnya bagi pengguna jalan.
“Jumlah pohon tumbang tercatat 102 titik di Kota Makassar,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Selain penanganan pohon tumbang, DLH Makassar juga menerima 296 laporan pemangkasan serta melakukan penebangan pada 56 titik sepanjang Januari 2026.
Lonjakan laporan ini dipicu kekhawatiran warga terhadap potensi pohon roboh di kawasan permukiman maupun di ruas jalan utama.

