25 C
Makassar
8 February 2026, 2:54 AM WITA

Prabowo Kunker ke Jatim, Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU Bersama 100 Ribu Jemaah

Overview

  • Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada 7 Februari 2026.
  • Ia dijadwalkan menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang diikuti lebih dari 100 ribu jemaah.
  • Kehadiran Presiden dinilai sebagai simbol sinergi negara dan ulama dalam menjaga stabilitas sosial dan kemajuan bangsa.

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 17.30 WIB.

Setibanya di Jawa Timur, Presiden dijadwalkan langsung menggelar sejumlah pertemuan pada malam hari.

Agenda kunjungan berlanjut keesokan harinya dengan menghadiri kegiatan Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Kegiatan keagamaan tersebut diperkirakan diikuti lebih dari 100 ribu jemaah dari berbagai daerah.

Mujahadah Kubro menjadi momentum refleksi kekuatan spiritual dan sosial NU sebagai organisasi keagamaan yang memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa.

Selain itu, kehadiran Presiden dalam forum tersebut dimaknai sebagai representasi kehadiran negara di tengah ulama dan umat.

Baca Juga: 
Prabowo Batal Hadir di Harlah ke-100 NU, PBNU Ungkap Ada Agenda Kenegaraan Mendadak

Momentum ini juga dipandang memperkuat sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong kemajuan nasional di tengah dinamika dan tantangan global.

Dalam penerbangan menuju Jawa Timur, Presiden turut didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Sementara itu, keberangkatan Presiden dari Lanud Halim Perdanakusuma dilepas oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, dan Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi.

Overview

  • Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada 7 Februari 2026.
  • Ia dijadwalkan menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang diikuti lebih dari 100 ribu jemaah.
  • Kehadiran Presiden dinilai sebagai simbol sinergi negara dan ulama dalam menjaga stabilitas sosial dan kemajuan bangsa.

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 17.30 WIB.

Setibanya di Jawa Timur, Presiden dijadwalkan langsung menggelar sejumlah pertemuan pada malam hari.

Agenda kunjungan berlanjut keesokan harinya dengan menghadiri kegiatan Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Kegiatan keagamaan tersebut diperkirakan diikuti lebih dari 100 ribu jemaah dari berbagai daerah.

Mujahadah Kubro menjadi momentum refleksi kekuatan spiritual dan sosial NU sebagai organisasi keagamaan yang memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa.

Selain itu, kehadiran Presiden dalam forum tersebut dimaknai sebagai representasi kehadiran negara di tengah ulama dan umat.

Baca Juga: 
Prasetyo Sebut Pertemuan Presiden Prabowo dengan Tokoh Islam Akan Bahas Board of Peace

Momentum ini juga dipandang memperkuat sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong kemajuan nasional di tengah dinamika dan tantangan global.

Dalam penerbangan menuju Jawa Timur, Presiden turut didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Sementara itu, keberangkatan Presiden dari Lanud Halim Perdanakusuma dilepas oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, dan Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/