Overview
- Presiden Prabowo mengumpulkan tokoh dan ormas Islam di Istana untuk membahas isu nasional dan global.
- Salah satu fokus pembahasan adalah peran Indonesia dalam Board of Peace (BoP) Gaza.
- Forum ini diharapkan memperkuat pemahaman dan dukungan publik terhadap langkah diplomasi Indonesia.
SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar pertemuan dengan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam dan tokoh-tokoh muslim Indonesia di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah peran Indonesia dalam Board of Peace (BoP) Gaza.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden menjelaskan, pertemuan ini merupakan agenda yang bersifat rutin dan menjadi ruang dialog langsung antara Presiden dengan para tokoh Islam.
“Ini adalah pertemuan yang sebenarnya rutin ya. Beberapa waktu yang lalu juga pernah dilakukan oleh Bapak Presiden. Hari ini beliau kembali berdiskusi dengan para tokoh Islam untuk meng-update perkembangan-perkembangan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata Prasetyo kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan RI.
Terkait isu luar negeri, Prasetyo menyebut forum ini memungkinkan Presiden Prabowo menyampaikan pandangan dan sikap Indonesia mengenai keanggotaan dalam Board of Peace Gaza, sebuah inisiatif yang berkaitan dengan upaya perdamaian di Palestina.
“Saya rasa forum siang hari ini juga bagian dari yang memungkinkan untuk Bapak Presiden nanti bisa jadi akan menyampaikan poin-poin tersebut, dengan harapan ini semua bisa diterima dan dimengerti oleh semua pihak,” ujarnya.
Selain isu internasional, Presiden juga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyerap aspirasi serta masukan dari para tokoh dan perwakilan ormas Islam mengenai berbagai persoalan strategis.
Prasetyo juga tidak menutup kemungkinan adanya pembahasan soal antisipasi kenaikan harga barang menjelang bulan suci Ramadhan, seiring persiapan pemerintah menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Dalam pertemuan ini, hadir sekitar 40–50 tokoh dan perwakilan ormas Islam.
Di antaranya Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin, Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, serta pengusaha Jusuf Hamka atau Babah Alun.

