Overview
- Uji coba tertutup Formula 1 di Barcelona menghadirkan dinamika menarik.
- Mercedes fokus pada konsistensi jarak tempuh, Aston Martin baru menurunkan mobilnya di penghujung sesi, sementara McLaren harus memotong program karena gangguan teknis.
SulawesiPos.com – Agenda shakedown Formula 1 di Sirkuit Barcelona memasuki fase krusial dengan berbagai cerita dari masing-masing tim.
Fokus utama pengujian bukanlah catatan waktu, melainkan reliabilitas, pengumpulan data, dan pemahaman karakter mobil generasi terbaru.
Mercedes tampil sebagai tim paling sibuk di lintasan.
Andrea Kimi Antonelli dan George Russell kembali berbagi tugas, menjalankan simulasi pendek hingga panjang untuk mengeksplorasi berbagai pengaturan unit daya.
Secara tidak resmi, Russell mencatat waktu tercepat harian, namun tim lebih menekankan pentingnya jarak tempuh daripada kecepatan satu lap.
Kubu Mercedes menilai program mereka berjalan sesuai rencana.
Setelah sempat menemukan kendala kecil di awal, perbaikan cepat membuat mereka optimistis menyongsong tes resmi berikutnya.
Berbeda dengan Mercedes, Aston Martin baru benar-benar menurunkan AMR26 di akhir hari keempat.
Mobil rancangan Adrian Newey tersebut tampil tanpa livery final dan langsung menarik perhatian lewat bentuk sidepod serta penutup mesin yang tidak lazim.
Lance Stroll menjadi pembalap pertama yang menjajal mobil itu.

