24 C
Makassar
3 February 2026, 1:32 AM WITA

Sinergi Mantan Rival: Misi Jorge Lorenzo Membongkar Potensi Terpendam Vinales

Overview

  • Maverick Vinales memasuki MotoGP 2026 dengan pendekatan baru bersama Tech3 KTM dan bimbingan Jorge Lorenzo.
  • Fokusnya bukan hanya pada kecepatan, tetapi juga transformasi mental, termasuk latihan meditasi untuk meningkatkan konsistensi.
  • Vinales menyadari bakat saja tidak cukup tanpa manajemen diri yang baik.
  • Dengan kondisi fisik yang sudah pulih dan motivasi tinggi, ia memandang musim ini sebagai ajang pembuktian untuk meraih peluang kursi tim pabrikan KTM pada 2027.

SulawesiPos.com, Mattighofen – MotoGP musim 2026 menandai babak baru yang tidak biasa dalam karier Maverick Vinales.

Bukan sekadar kepindahannya ke ekosistem KTM melalui tim Tech3, melainkan kehadiran sosok Jorge Lorenzo di balik layar yang menjadi sorotan utama pramusim kali ini.

Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai pembalap dengan performa yang fluktuatif, Vinales kini mengakui bahwa dirinya tengah menjalani proses “revolusi diri” di bawah bimbingan sang juara dunia lima kali tersebut.

Pencerahan di Luar Kecepatan Murni Bagi Vinales, bekerja sama dengan Lorenzo bukan sekadar soal mencari racing line yang lebih tajam.

Baca Juga: 
Cerita di Balik Piza Ajaib Raul Fernandez, Titik Balik Menuju Kemenangan Perdana MotoGP

Ia menyebut kemitraan ini sebagai sebuah “pencerahan” personal.

Lorenzo memaksa Vinales untuk menggali aspek-aspek yang selama ini ia abaikan, terutama manajemen mental.

“Saya memiliki energi yang meluap-luap, dan Jorge mengajarkan saya untuk mengendalikannya,” ujar Vinales.

Salah satu metode yang diterapkan adalah meditasi, sebuah disiplin yang awalnya dianggap sulit oleh pembalap berjuluk Top Gun tersebut.

“Menurunkan putaran mesin dalam kepala saya jauh lebih sulit daripada melakukannya di lintasan. Tapi inilah kunci untuk tampil konsisten di 22 seri musim ini.”

Menjawab Tantangan “Bakat vs Kerja Keras” Kontroversi kecil sempat muncul ketika Lorenzo menyebut Vinales memiliki bakat alam yang lebih besar dibandingkan sensasi muda, Pedro Acosta.

Overview

  • Maverick Vinales memasuki MotoGP 2026 dengan pendekatan baru bersama Tech3 KTM dan bimbingan Jorge Lorenzo.
  • Fokusnya bukan hanya pada kecepatan, tetapi juga transformasi mental, termasuk latihan meditasi untuk meningkatkan konsistensi.
  • Vinales menyadari bakat saja tidak cukup tanpa manajemen diri yang baik.
  • Dengan kondisi fisik yang sudah pulih dan motivasi tinggi, ia memandang musim ini sebagai ajang pembuktian untuk meraih peluang kursi tim pabrikan KTM pada 2027.

SulawesiPos.com, Mattighofen – MotoGP musim 2026 menandai babak baru yang tidak biasa dalam karier Maverick Vinales.

Bukan sekadar kepindahannya ke ekosistem KTM melalui tim Tech3, melainkan kehadiran sosok Jorge Lorenzo di balik layar yang menjadi sorotan utama pramusim kali ini.

Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai pembalap dengan performa yang fluktuatif, Vinales kini mengakui bahwa dirinya tengah menjalani proses “revolusi diri” di bawah bimbingan sang juara dunia lima kali tersebut.

Pencerahan di Luar Kecepatan Murni Bagi Vinales, bekerja sama dengan Lorenzo bukan sekadar soal mencari racing line yang lebih tajam.

Baca Juga: 
Cerita di Balik Piza Ajaib Raul Fernandez, Titik Balik Menuju Kemenangan Perdana MotoGP

Ia menyebut kemitraan ini sebagai sebuah “pencerahan” personal.

Lorenzo memaksa Vinales untuk menggali aspek-aspek yang selama ini ia abaikan, terutama manajemen mental.

“Saya memiliki energi yang meluap-luap, dan Jorge mengajarkan saya untuk mengendalikannya,” ujar Vinales.

Salah satu metode yang diterapkan adalah meditasi, sebuah disiplin yang awalnya dianggap sulit oleh pembalap berjuluk Top Gun tersebut.

“Menurunkan putaran mesin dalam kepala saya jauh lebih sulit daripada melakukannya di lintasan. Tapi inilah kunci untuk tampil konsisten di 22 seri musim ini.”

Menjawab Tantangan “Bakat vs Kerja Keras” Kontroversi kecil sempat muncul ketika Lorenzo menyebut Vinales memiliki bakat alam yang lebih besar dibandingkan sensasi muda, Pedro Acosta.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/