Overview
-
Harga LPG 3 kilogram di wilayah perkotaan hingga pelosok masih dijual jauh di atas HET meski masuk zona harga terendah.
-
Di sejumlah kios, gas bersubsidi dijual Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per tabung dan bahkan sempat langka hampir dua pekan terakhir.
-
Penjual mengaku membeli LPG 3 kilogram dari pemasok tidak jelas dengan harga Rp28–30 ribu sehingga harga jual ke masyarakat ikut melonjak.
SulawesiPos.com – Harga kebutuhan pokok, khususnya LPG 3 Kg, masih berada di atas ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara.
Kondisi ini terjadi baik di pusat kota maupun wilayah pelosok, meski ketersediaan agen dan pangkalan terbilang cukup.
Berdasarkan ketentuan zonasi wilayah 1, HET LPG 3 Kg di Kota Makale dan Kota Rantepao seharusnya berada di kisaran Rp20.500 atau dibulatkan menjadi Rp21 ribu per tabung. Namun di lapangan, harga tersebut nyaris tidak ditemukan.
Dilansir dari JawaPos Group, harga LPG 3 Kg paling rendah di sejumlah kios kelontong di pusat Kota Makale dan Rantepao berkisar antara Rp30 ribu, Rp 35 ribu, bahkan Rp40 ribu.
Bahkan di beberapa titik, gas bersubsidi tersebut dilaporkan sulit diperoleh selama hampir dua pekan terakhir.
Salah satu kios di sekitar SPBU Tete Bassi, Kota Makale, Kamis (29/1/2026), menjual LPG 3 Kg dengan harga Rp35 ribu per tabung.
Penjual mengaku tidak mengetahui secara pasti nama pangkalan atau penjual gas tersebut berasal.
“Saya beli Rp28 ribu sampai Rp30 ribu per tabung. Biasa mereka yang bawa ke sini tabung mereka,” ucapnya.

