24 C
Makassar
3 February 2026, 7:58 AM WITA

Menelusuri Sopir yang Membawanya 24 Tahun Lalu, Langkah Ressa Mencari Kebenaran

Overview

  • Ressa Rizky Rossano menelusuri asal-usul dirinya dengan mencari saksi perjalanan Jakarta–Banyuwangi 24 tahun lalu.
  • Dari keterangan sopir yang terlibat, Ressa meyakini dirinya adalah anak kandung Denada.
  • Pencarian itu menjadi dasar Ressa menempuh jalur hukum melalui gugatan di PN Banyuwangi.

SulawesiPos.com – Menjelang sidang di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Kamis (22/1/2026), Ressa Rizky Rossano (24) terlihat menunggu di area kantin pengadilan.

Ia hadir untuk mengikuti agenda persidangan atas gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukannya terhadap penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.

Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan penelantaran anak. Ressa menyatakan dirinya adalah anak kandung Denada dan meminta pengakuan secara hukum.

Menurut Ressa, keyakinan tersebut tidak muncul tanpa alasan. Ia mengaku mulai mempertanyakan asal-usul dirinya sejak mengalami perundungan ketika masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Saat itu, ia kerap disebut sebagai anak dengan latar belakang yang tidak jelas, yang kemudian memicu tekanan psikologis.

Upaya mencari kejelasan ia mulai dari lingkungan keluarga terdekat.

Baca Juga: 
Jelang Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Pastikan Kejahatan Pangan Ditindak Tegas

Overview

  • Ressa Rizky Rossano menelusuri asal-usul dirinya dengan mencari saksi perjalanan Jakarta–Banyuwangi 24 tahun lalu.
  • Dari keterangan sopir yang terlibat, Ressa meyakini dirinya adalah anak kandung Denada.
  • Pencarian itu menjadi dasar Ressa menempuh jalur hukum melalui gugatan di PN Banyuwangi.

SulawesiPos.com – Menjelang sidang di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Kamis (22/1/2026), Ressa Rizky Rossano (24) terlihat menunggu di area kantin pengadilan.

Ia hadir untuk mengikuti agenda persidangan atas gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukannya terhadap penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.

Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan penelantaran anak. Ressa menyatakan dirinya adalah anak kandung Denada dan meminta pengakuan secara hukum.

Menurut Ressa, keyakinan tersebut tidak muncul tanpa alasan. Ia mengaku mulai mempertanyakan asal-usul dirinya sejak mengalami perundungan ketika masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Saat itu, ia kerap disebut sebagai anak dengan latar belakang yang tidak jelas, yang kemudian memicu tekanan psikologis.

Upaya mencari kejelasan ia mulai dari lingkungan keluarga terdekat.

Baca Juga: 
Gugatan Rp7 Miliar ke Denada, Saksi 35 Tahun Buka Fakta: Penggugat Hanya Kerabat Jauh

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/