24 C
Makassar
3 February 2026, 5:06 AM WITA

Setia di Borgo Panigale: Pecco Bagnaia Tetap Jadi Pilar Utama Proyek Masa Depan Ducati

Overview

  • Bursa transfer MotoGP memanas dengan kehadiran Marc Marquez dan rumor Pedro Acosta, Ducati Lenovo Team menegaskan bahwa Francesco ‘Pecco’ Bagnaia tetap menjadi prioritas utama untuk perpanjangan kontrak jangka panjang.
  • Ducati memandang Bagnaia bukan sekadar pembalap, melainkan identitas keberhasilan merek.

  • Pencapaiannya meraih gelar juara dunia berturut-turut menjadikannya pilar yang tak tergantikan dalam proyek masa depan Borgo Panigale.

  • Manajemen Ducati menargetkan kesepakatan kontrak baru sudah selesai sebelum seri pembuka musim 2025 demi menjaga stabilitas mental pembalap dan fokus tim dalam perebutan gelar juara.

SulawesiPos.com, Bologna – Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer MotoGP yang kian memanas, spekulasi mengenai masa depan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia mulai menemui titik terang.

Meski rumor liar menyebut adanya ketegangan internal, sinyal kuat dari markas besar Bologna justru menunjukkan bahwa Bagnaia tetaplah prioritas absolut bagi Ducati Lenovo Team.

Berbeda dengan narasi yang berkembang, posisi Bagnaia di Ducati tidaklah goyah oleh kehadiran Marc Marquez.

Sebagai pembalap pertama yang mempersembahkan gelar juara dunia berturut-turut dengan Desmosedici, Pecco telah menjadi simbol keberhasilan teknis Gigi Dall’Igna.

Baca Juga: 
Malaysia Open 2026 Dimulai, Ganda Campuran Indonesia Tersingkir di Hari Pertama

Petinggi Ducati, termasuk Claudio Domenicali, berulang kali menegaskan bahwa keharmonisan tim adalah kunci.

Meskipun Marc Marquez memiliki daya tarik komersial yang masif, Bagnaia adalah pembalap yang tumbuh dan besar dalam ekosistem Ducati, menjadikannya “anak emas” yang sulit tergantikan.

Kritik Pecco terhadap sensasi front-end pada Desmosedici GP25 pada akhir musim lalu dipandang oleh internal tim sebagai bentuk masukan profesional, bukan tanda keretakan.

“Kami selalu mendengarkan juara kami. Pecco memiliki standar yang sangat tinggi, dan itulah yang membuat motor kami terus berkembang,” ujar sumber internal Ducati.

Hal ini mematahkan spekulasi bahwa Ducati mulai berpaling ke pembalap lain seperti Pedro Acosta.

Secara ekonomi, Ducati saat ini berada dalam posisi yang jauh lebih sehat dibandingkan periode sebelumnya.

Overview

  • Bursa transfer MotoGP memanas dengan kehadiran Marc Marquez dan rumor Pedro Acosta, Ducati Lenovo Team menegaskan bahwa Francesco ‘Pecco’ Bagnaia tetap menjadi prioritas utama untuk perpanjangan kontrak jangka panjang.
  • Ducati memandang Bagnaia bukan sekadar pembalap, melainkan identitas keberhasilan merek.

  • Pencapaiannya meraih gelar juara dunia berturut-turut menjadikannya pilar yang tak tergantikan dalam proyek masa depan Borgo Panigale.

  • Manajemen Ducati menargetkan kesepakatan kontrak baru sudah selesai sebelum seri pembuka musim 2025 demi menjaga stabilitas mental pembalap dan fokus tim dalam perebutan gelar juara.

SulawesiPos.com, Bologna – Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer MotoGP yang kian memanas, spekulasi mengenai masa depan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia mulai menemui titik terang.

Meski rumor liar menyebut adanya ketegangan internal, sinyal kuat dari markas besar Bologna justru menunjukkan bahwa Bagnaia tetaplah prioritas absolut bagi Ducati Lenovo Team.

Berbeda dengan narasi yang berkembang, posisi Bagnaia di Ducati tidaklah goyah oleh kehadiran Marc Marquez.

Sebagai pembalap pertama yang mempersembahkan gelar juara dunia berturut-turut dengan Desmosedici, Pecco telah menjadi simbol keberhasilan teknis Gigi Dall’Igna.

Baca Juga: 
Bangkit Usai Musim Terburuk, Bagnaia Pasang Target Balas Dendam di MotoGP 2026

Petinggi Ducati, termasuk Claudio Domenicali, berulang kali menegaskan bahwa keharmonisan tim adalah kunci.

Meskipun Marc Marquez memiliki daya tarik komersial yang masif, Bagnaia adalah pembalap yang tumbuh dan besar dalam ekosistem Ducati, menjadikannya “anak emas” yang sulit tergantikan.

Kritik Pecco terhadap sensasi front-end pada Desmosedici GP25 pada akhir musim lalu dipandang oleh internal tim sebagai bentuk masukan profesional, bukan tanda keretakan.

“Kami selalu mendengarkan juara kami. Pecco memiliki standar yang sangat tinggi, dan itulah yang membuat motor kami terus berkembang,” ujar sumber internal Ducati.

Hal ini mematahkan spekulasi bahwa Ducati mulai berpaling ke pembalap lain seperti Pedro Acosta.

Secara ekonomi, Ducati saat ini berada dalam posisi yang jauh lebih sehat dibandingkan periode sebelumnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/