24 C
Makassar
3 February 2026, 5:07 AM WITA

Bupati Jadikan Pattuku Pusat Penanaman Padi Organik, Siap Jadikan Bone Penghasil Beras Bebas Bahan Kimia

Overview

  • Pemkab Bone menetapkan Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, sebagai pusat pengembangan pertanian padi organik untuk menghasilkan beras bebas bahan kimia.

  • Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan komitmen mengurangi penggunaan pupuk kimia dengan mendorong petani beralih ke sistem pertanian organik.

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone terus mendorong transformasi sektor pertanian di bawah kepemimpinan Bupati Bone H Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. 

Salah satu langkah strategis yang diambil yakni menjadikan Bone sebagai daerah penghasil beras bebas bahan kimia.

Langkah awal dimulai di Desa Pattuku Kecamatan Bontocani.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Bone untuk menjadikan daerah ini sebagai penghasil beras bebas bahan kimia, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Bupati kepada wartawan SulawesiPos.com menegaskan, komitmennya mengurangi ketergantungan pupuk kimia, dengan perlahan beralih ke pupuk organik dan mendorong agar petani menggunakan sistem pertanian organik.

“Kita mulai di Desa Pattuku dengan menjadikan desa ini sebagai percontohan pertanian organik. Sehingga Bone ke depan bisa memproduksi sendiri beras organik bebas bahan kimia,” kata Bupati Andi Asman, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: 
Serahkan LHP Kinerja Bank Sulselbar, BPK Sulsel Catat Capaian Positif

Ia menegaskan, pertanian organik menjadi langkah penting untuk menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pertanian Kabupaten Bone bersama penyuluh pertanian untuk aktif melakukan pendampingan kepada petani.

“Saya minta Dinas Pertanian dan penyuluh petani, untuk terus melakukan pendampingan dan pelatihan ke petani. Termasuk kita harapkan bisa memproduksi sendiri pupuk organik,” pungkasnya.

Overview

  • Pemkab Bone menetapkan Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, sebagai pusat pengembangan pertanian padi organik untuk menghasilkan beras bebas bahan kimia.

  • Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan komitmen mengurangi penggunaan pupuk kimia dengan mendorong petani beralih ke sistem pertanian organik.

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone terus mendorong transformasi sektor pertanian di bawah kepemimpinan Bupati Bone H Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. 

Salah satu langkah strategis yang diambil yakni menjadikan Bone sebagai daerah penghasil beras bebas bahan kimia.

Langkah awal dimulai di Desa Pattuku Kecamatan Bontocani.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Bone untuk menjadikan daerah ini sebagai penghasil beras bebas bahan kimia, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Bupati kepada wartawan SulawesiPos.com menegaskan, komitmennya mengurangi ketergantungan pupuk kimia, dengan perlahan beralih ke pupuk organik dan mendorong agar petani menggunakan sistem pertanian organik.

“Kita mulai di Desa Pattuku dengan menjadikan desa ini sebagai percontohan pertanian organik. Sehingga Bone ke depan bisa memproduksi sendiri beras organik bebas bahan kimia,” kata Bupati Andi Asman, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: 
Serahkan LHP Kinerja Bank Sulselbar, BPK Sulsel Catat Capaian Positif

Ia menegaskan, pertanian organik menjadi langkah penting untuk menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pertanian Kabupaten Bone bersama penyuluh pertanian untuk aktif melakukan pendampingan kepada petani.

“Saya minta Dinas Pertanian dan penyuluh petani, untuk terus melakukan pendampingan dan pelatihan ke petani. Termasuk kita harapkan bisa memproduksi sendiri pupuk organik,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/