Overview
- Serial animasi Nussa Rara kembali menjadi sorotan publik, bukan karena prestasi, melainkan dugaan perselingkuhan dan konflik internal perusahaan di balik layar.
- Isu tersebut mencuat lima tahun setelah Nussa Rara berhenti tayang, disertai pengakuan salah satu pendirinya yang mengaku tersingkir dari perusahaan.
- Konflik personal dan bisnis ini memunculkan kembali pertanyaan publik soal nasib IP animasi Islami yang pernah berjaya di Indonesia.
SulawesiPos.com – Serial animasi Nussa Rara yang pernah menjadi ikon tontonan anak bernuansa Islami kembali ramai dibicarakan.
Namun kali ini, sorotan publik tidak tertuju pada pesan moral atau prestasinya, melainkan pada kisah kelam di balik layar yang menyeret nama para pendirinya.
Kabar mengenai dugaan perselingkuhan dan konflik internal perusahaan memantik perbincangan luas di media sosial.
Isu tersebut dinilai ikut memengaruhi citra Nussa Rara, animasi yang selama ini identik dengan nilai edukasi dan religi.
Isu bermula dari unggahan akun media sosial yang mengaitkan kesuksesan besar Nussa Rara dengan konflik personal dan bisnis yang disebut terjadi di internal perusahaan pengembangnya, The Little Giantz, bersama 4Stripe Productions.
Serial Populer yang Berhenti di Tengah Jalan
Nussa Rara sempat mencapai puncak popularitas, bahkan melahirkan film layar lebar yang tayang di bioskop.

