24 C
Makassar
3 February 2026, 3:15 AM WITA

Ducati Rayakan 100 Tahun dengan Livery Ikonik, Simbol Awal Era Terakhir MotoGP 1000 cc

Overview

  • Ducati memperkenalkan livery spesial peringatan 100 tahun yang bukan sekadar perubahan warna, melainkan simbol penutup satu era besar MotoGP.
  • Desmosedici GP26 menjadi motor terakhir Ducati bermesin 1000 cc sebelum regulasi baru 2027, menjadikan musim 2026 sangat bersejarah bagi pabrikan Italia tersebut.

SulawesiPos.com – Peluncuran livery spesial Ducati bukan hanya perayaan ulang tahun ke-100.

Lebih dari itu, desain baru Desmosedici GP26 menjadi simbol perpisahan dengan era kejayaan MotoGP 1000 cc yang selama ini didominasi pabrikan Bologna.

Musim 2026 menempatkan Ducati dalam posisi unik: merayakan satu abad berdiri, sekaligus memasuki musim terakhir sebelum revolusi regulasi teknis 2027.

Tak heran, Ducati memilih pendekatan emosional dalam desain motornya.

Warna merah gelap “Rosso Centenario” dipilih bukan sekadar estetika.

Ini adalah pengingat bahwa Ducati berawal dari industri radio pada 1926, sebelum menjelma menjadi raksasa balap motor dunia.

Kembalinya dominasi warna putih juga sarat makna. Kombinasi ini membawa memori era Casey Stoner 2007 — musim yang mengubah Ducati dari penantang menjadi juara dunia.

Baca Juga: 
Ardana Cikal Damarwulan Peraih Emas SEA Games 2025, Bonus Prestasi Diinvestasikan untuk Masa Depan dan Fasilitas Panjat

Dua garis putih yang membentang dari depan hingga buritan motor melambangkan perjalanan panjang Ducati: dari bengkel kecil di Bologna hingga puncak MotoGP.

Desain ini secara tidak langsung menegaskan identitas Ducati sebagai pabrikan yang menjadikan sejarah sebagai kekuatan, bukan beban.

Desmosedici GP26 akan tercatat dalam sejarah sebagai motor Ducati terakhir bermesin 1000 cc.

Overview

  • Ducati memperkenalkan livery spesial peringatan 100 tahun yang bukan sekadar perubahan warna, melainkan simbol penutup satu era besar MotoGP.
  • Desmosedici GP26 menjadi motor terakhir Ducati bermesin 1000 cc sebelum regulasi baru 2027, menjadikan musim 2026 sangat bersejarah bagi pabrikan Italia tersebut.

SulawesiPos.com – Peluncuran livery spesial Ducati bukan hanya perayaan ulang tahun ke-100.

Lebih dari itu, desain baru Desmosedici GP26 menjadi simbol perpisahan dengan era kejayaan MotoGP 1000 cc yang selama ini didominasi pabrikan Bologna.

Musim 2026 menempatkan Ducati dalam posisi unik: merayakan satu abad berdiri, sekaligus memasuki musim terakhir sebelum revolusi regulasi teknis 2027.

Tak heran, Ducati memilih pendekatan emosional dalam desain motornya.

Warna merah gelap “Rosso Centenario” dipilih bukan sekadar estetika.

Ini adalah pengingat bahwa Ducati berawal dari industri radio pada 1926, sebelum menjelma menjadi raksasa balap motor dunia.

Kembalinya dominasi warna putih juga sarat makna. Kombinasi ini membawa memori era Casey Stoner 2007 — musim yang mengubah Ducati dari penantang menjadi juara dunia.

Baca Juga: 
Sinergi Mantan Rival: Misi Jorge Lorenzo Membongkar Potensi Terpendam Vinales

Dua garis putih yang membentang dari depan hingga buritan motor melambangkan perjalanan panjang Ducati: dari bengkel kecil di Bologna hingga puncak MotoGP.

Desain ini secara tidak langsung menegaskan identitas Ducati sebagai pabrikan yang menjadikan sejarah sebagai kekuatan, bukan beban.

Desmosedici GP26 akan tercatat dalam sejarah sebagai motor Ducati terakhir bermesin 1000 cc.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/