27 C
Makassar
18 January 2026, 17:08 PM WITA

Perbandingan Gaji Pelatih Timnas: Shin Tae-yong Tertinggi, Kluivert dan Herdman Jadi Sorotan

Overview

  • Perbandingan gaji pelatih tim nasional kembali viral di media sosial.
  • Shin Tae-yong tercatat sebagai pelatih dengan bayaran tertinggi dibanding Patrick Kluivert dan John Herdman.
  • Besaran gaji ini memicu diskusi publik terkait tuntutan prestasi dan pembangunan sepak bola nasional.

SulawesiPos.com, Jakarta – Perbandingan gaji pelatih tim nasional kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sebuah unggahan yang beredar luas memperlihatkan besaran pendapatan tiga pelatih ternama, yakni Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman, yang kini atau pernah menangani tim nasional di kawasan Asia dan Amerika Utara.

Dalam data visual tersebut, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tercatat menerima bayaran sekitar Rp2 miliar per bulan atau setara Rp25 miliar per tahun.

Angka ini menjadikannya salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di kawasan Asia Tenggara, sejalan dengan tanggung jawab besar yang diembannya dalam membangun fondasi jangka panjang sepak bola Indonesia.

Sementara itu, mantan bintang Belanda Patrick Kluivert disebut memiliki pendapatan sekitar Rp1,7 miliar per bulan atau Rp21 miliar per tahun.

Baca Juga: 
John Herdman: “Ini Negara yang Tepat untuk Saya”

Nama besar Kluivert sebagai legenda sepak bola Eropa membuat nilai kontraknya tetap tinggi, meski kiprahnya sebagai pelatih kerap menuai beragam penilaian.

Di sisi lain, John Herdman, pelatih yang dikenal sukses membawa Kanada tampil kompetitif di level internasional, tercatat menerima gaji sekitar Rp668 juta per bulan atau Rp8 miliar per tahun.

Nominal tersebut terbilang lebih rendah dibanding dua nama lainnya, namun sebanding dengan struktur federasi dan ekosistem sepak bola di negara yang ia tangani.

Perbandingan ini memicu beragam reaksi publik, mulai dari diskusi soal kewajaran gaji pelatih hingga tuntutan terhadap prestasi yang harus dihasilkan.

Bagi sebagian penggemar, besaran kontrak pelatih semestinya berbanding lurus dengan capaian konkret di lapangan, baik dari sisi prestasi jangka pendek maupun pembangunan pemain muda.

Overview

  • Perbandingan gaji pelatih tim nasional kembali viral di media sosial.
  • Shin Tae-yong tercatat sebagai pelatih dengan bayaran tertinggi dibanding Patrick Kluivert dan John Herdman.
  • Besaran gaji ini memicu diskusi publik terkait tuntutan prestasi dan pembangunan sepak bola nasional.

SulawesiPos.com, Jakarta – Perbandingan gaji pelatih tim nasional kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sebuah unggahan yang beredar luas memperlihatkan besaran pendapatan tiga pelatih ternama, yakni Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman, yang kini atau pernah menangani tim nasional di kawasan Asia dan Amerika Utara.

Dalam data visual tersebut, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tercatat menerima bayaran sekitar Rp2 miliar per bulan atau setara Rp25 miliar per tahun.

Angka ini menjadikannya salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di kawasan Asia Tenggara, sejalan dengan tanggung jawab besar yang diembannya dalam membangun fondasi jangka panjang sepak bola Indonesia.

Sementara itu, mantan bintang Belanda Patrick Kluivert disebut memiliki pendapatan sekitar Rp1,7 miliar per bulan atau Rp21 miliar per tahun.

Baca Juga: 
Zinedine Zidane Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026

Nama besar Kluivert sebagai legenda sepak bola Eropa membuat nilai kontraknya tetap tinggi, meski kiprahnya sebagai pelatih kerap menuai beragam penilaian.

Di sisi lain, John Herdman, pelatih yang dikenal sukses membawa Kanada tampil kompetitif di level internasional, tercatat menerima gaji sekitar Rp668 juta per bulan atau Rp8 miliar per tahun.

Nominal tersebut terbilang lebih rendah dibanding dua nama lainnya, namun sebanding dengan struktur federasi dan ekosistem sepak bola di negara yang ia tangani.

Perbandingan ini memicu beragam reaksi publik, mulai dari diskusi soal kewajaran gaji pelatih hingga tuntutan terhadap prestasi yang harus dihasilkan.

Bagi sebagian penggemar, besaran kontrak pelatih semestinya berbanding lurus dengan capaian konkret di lapangan, baik dari sisi prestasi jangka pendek maupun pembangunan pemain muda.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/