30 C
Makassar
18 January 2026, 15:53 PM WITA

IHSG Terus Menguat, Ini Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Menurut Ketua Umum Kadin

Overview:

  • Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie memproyeksikan ekonomi tumbuh 5,4–5,5% dengan prinsip ekonomi hijau dan inklusif.
  • Penguatan IHSG awal 2026 menjadi bukti nyata kepercayaan investor terhadap kebijakan ekonomi nasional.
  • Peluncuran Kadin Trust Index untuk mengukur animo industri, konsumen, hingga vendor secara riil.

SulawesiPos.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menilai tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal tahun 2026 merupakan sinyal positif bagi perekonomian nasional.

Menurutnya, pergerakan pasar saham yang terus mencetak rekor baru mencerminkan kepercayaan tinggi dunia usaha terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah di tengah tekanan global yang masih tidak menentu.

Dalam forum Global & Domestic Economic Outlook 2026, Anindya menegaskan bahwa optimisme pelaku pasar ini didukung oleh data fundamental yang kuat.

“Itu menandakan kepercayaan. Apalagi, kepercayaan ini juga didasarkan pada pertumbuhan perdagangan yang terus berlanjut hingga kuartal ketiga dan keempat tahun lalu,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Kadin Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini berada di kisaran 5,4 hingga 5,5 persen, jauh di atas pertumbuhan ekonomi dunia yang hanya diperkirakan sebesar 3 persen.

Baca Juga: 
IHSG Sempat Capai 9.000, Menkeu Purbaya Sebut Ini Baru Permulaan

Anindya menekankan bahwa pencapaian target tersebut harus mengacu pada prinsip pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat.

Guna memantau animo dunia usaha secara lebih presisi, Kadin sedang mengembangkan sebuah instrumen pendataan baru.

“Kali ini kita bicara data. Ini adalah cikal bakal Kadin Trust Index. Kita mulai dengan pendataan dari industri, konsumen, hingga vendor untuk melihat bagaimana animo mereka dalam berusaha, baik di sektor produksi maupun jasa,” jelas Anindya.

Meski IHSG terus menunjukkan performa impresif, Kadin mengingatkan pentingnya menjaga momentum tersebut agar tidak bersifat sementara atau jangka pendek saja.

Anindya menekankan perlunya sinergi dalam memberikan kepastian kebijakan yang mendukung iklim usaha.

Overview:

  • Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie memproyeksikan ekonomi tumbuh 5,4–5,5% dengan prinsip ekonomi hijau dan inklusif.
  • Penguatan IHSG awal 2026 menjadi bukti nyata kepercayaan investor terhadap kebijakan ekonomi nasional.
  • Peluncuran Kadin Trust Index untuk mengukur animo industri, konsumen, hingga vendor secara riil.

SulawesiPos.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menilai tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal tahun 2026 merupakan sinyal positif bagi perekonomian nasional.

Menurutnya, pergerakan pasar saham yang terus mencetak rekor baru mencerminkan kepercayaan tinggi dunia usaha terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah di tengah tekanan global yang masih tidak menentu.

Dalam forum Global & Domestic Economic Outlook 2026, Anindya menegaskan bahwa optimisme pelaku pasar ini didukung oleh data fundamental yang kuat.

“Itu menandakan kepercayaan. Apalagi, kepercayaan ini juga didasarkan pada pertumbuhan perdagangan yang terus berlanjut hingga kuartal ketiga dan keempat tahun lalu,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Kadin Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini berada di kisaran 5,4 hingga 5,5 persen, jauh di atas pertumbuhan ekonomi dunia yang hanya diperkirakan sebesar 3 persen.

Baca Juga: 
IHSG Menguat Jelang Tutup Tahun, Melonjak 1,32%

Anindya menekankan bahwa pencapaian target tersebut harus mengacu pada prinsip pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat.

Guna memantau animo dunia usaha secara lebih presisi, Kadin sedang mengembangkan sebuah instrumen pendataan baru.

“Kali ini kita bicara data. Ini adalah cikal bakal Kadin Trust Index. Kita mulai dengan pendataan dari industri, konsumen, hingga vendor untuk melihat bagaimana animo mereka dalam berusaha, baik di sektor produksi maupun jasa,” jelas Anindya.

Meski IHSG terus menunjukkan performa impresif, Kadin mengingatkan pentingnya menjaga momentum tersebut agar tidak bersifat sementara atau jangka pendek saja.

Anindya menekankan perlunya sinergi dalam memberikan kepastian kebijakan yang mendukung iklim usaha.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/