27 C
Makassar
18 January 2026, 19:06 PM WITA

Buka Muswil Sultra, Mardiono Instruksikan Kader PPP Fokus Total pada Kerja Elektoral

Overview:

  • Muhamad Mardiono menegaskan bahwa kerja elektoral adalah orientasi utama bagi seluruh kader PPP dalam menyusun strategi politik untuk meraih dukungan rakyat.
  • Pelaksanaan Muswil PPP secara nasional telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung di seluruh 38 provinsi pada akhir Januari 2026.
  • PPP bersiap mengakselerasi program nasional pasca-Muswil, mulai dari verifikasi faktual hingga rekrutmen bacaleg guna menghadapi kontestasi pemilu mendatang.

SulawesiPos.com – Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono menegaskan bahwa seluruh strategi politik partai harus berorientasi pada perolehan suara rakyat di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Mardiono saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Senin (12/01/2026).

Mardiono menginstruksikan agar calon pemimpin PPP di Bumi Anoa memiliki visi yang kuat dalam menggalang dukungan massa.

Menurutnya, kesuksesan sebuah partai politik diukur dari seberapa besar kepercayaan yang diberikan rakyat melalui tempat pemungutan suara (TPS).

“Harus yang bermuara pada kerja elektoral karena kita berpolitik ini kan butuh mendapatkan dukungan rakyat yang besar. Implementasi dari dukungan rakyat itu nanti ada di TPS,” tegas Mardiono.

Baca Juga: 
Usai Deklarasikan Diri, Partai Gema Bangsa Tunjukkan Sikap Politik Tolak Pilkada Lewat DPRD

Ia menekankan bahwa konsolidasi internal dan wacana politik tidak akan berarti tanpa diterjemahkan ke dalam strategi pemenangan yang nyata.

Mardiono meminta para kader untuk tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata, melainkan terus bergerak aktif menjemput aspirasi rakyat guna memperkuat basis elektoral partai.

“Oleh karena itu orientasi dalam kerja strategi politik ini, kader-kader PPP harus terus berjuang berorientasi pada bagaimana elektoral,” ujarnya menambahkan.

Dalam forum tersebut, Mardiono juga memaparkan progres konsolidasi organisasi secara nasional.

Hingga pertengahan Januari 2026, Muswil PPP tercatat telah terlaksana di lebih dari 70 persen wilayah di Indonesia.

Ia menargetkan seluruh rangkaian Muswil di 38 provinsi dapat tuntas pada akhir bulan ini.

Penyelesaian Muswil yang serentak dipandang sebagai langkah krusial bagi partai berlambang Ka’bah ini untuk segera melangkah ke agenda nasional yang lebih besar.

“Karena kita langsung akan bergegas menyusun program-program berikutnya secara nasional. Kita tidak mau ketinggalan untuk melengkapi seluruh instrumen yang dibutuhkan untuk kerja pemilu,” pungkas Mardiono.

Baca Juga: 
Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi, Klaim Siap Lawan Politik Oligarki

Program-program prioritas pasca-Muswil tersebut mencakup verifikasi faktual partai, rekrutmen bakal calon legislatif (bacaleg), hingga pemantapan kesiapan infrastruktur pemenangan pemilu.

Overview:

  • Muhamad Mardiono menegaskan bahwa kerja elektoral adalah orientasi utama bagi seluruh kader PPP dalam menyusun strategi politik untuk meraih dukungan rakyat.
  • Pelaksanaan Muswil PPP secara nasional telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung di seluruh 38 provinsi pada akhir Januari 2026.
  • PPP bersiap mengakselerasi program nasional pasca-Muswil, mulai dari verifikasi faktual hingga rekrutmen bacaleg guna menghadapi kontestasi pemilu mendatang.

SulawesiPos.com – Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono menegaskan bahwa seluruh strategi politik partai harus berorientasi pada perolehan suara rakyat di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Mardiono saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Senin (12/01/2026).

Mardiono menginstruksikan agar calon pemimpin PPP di Bumi Anoa memiliki visi yang kuat dalam menggalang dukungan massa.

Menurutnya, kesuksesan sebuah partai politik diukur dari seberapa besar kepercayaan yang diberikan rakyat melalui tempat pemungutan suara (TPS).

“Harus yang bermuara pada kerja elektoral karena kita berpolitik ini kan butuh mendapatkan dukungan rakyat yang besar. Implementasi dari dukungan rakyat itu nanti ada di TPS,” tegas Mardiono.

Baca Juga: 
Jelang Rakernas PDIP, Ganjar Pranowo Tegaskan PDI Perjuangan Tak Bisa Didikte

Ia menekankan bahwa konsolidasi internal dan wacana politik tidak akan berarti tanpa diterjemahkan ke dalam strategi pemenangan yang nyata.

Mardiono meminta para kader untuk tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata, melainkan terus bergerak aktif menjemput aspirasi rakyat guna memperkuat basis elektoral partai.

“Oleh karena itu orientasi dalam kerja strategi politik ini, kader-kader PPP harus terus berjuang berorientasi pada bagaimana elektoral,” ujarnya menambahkan.

Dalam forum tersebut, Mardiono juga memaparkan progres konsolidasi organisasi secara nasional.

Hingga pertengahan Januari 2026, Muswil PPP tercatat telah terlaksana di lebih dari 70 persen wilayah di Indonesia.

Ia menargetkan seluruh rangkaian Muswil di 38 provinsi dapat tuntas pada akhir bulan ini.

Penyelesaian Muswil yang serentak dipandang sebagai langkah krusial bagi partai berlambang Ka’bah ini untuk segera melangkah ke agenda nasional yang lebih besar.

“Karena kita langsung akan bergegas menyusun program-program berikutnya secara nasional. Kita tidak mau ketinggalan untuk melengkapi seluruh instrumen yang dibutuhkan untuk kerja pemilu,” pungkas Mardiono.

Baca Juga: 
Usai Deklarasikan Diri, Partai Gema Bangsa Tunjukkan Sikap Politik Tolak Pilkada Lewat DPRD

Program-program prioritas pasca-Muswil tersebut mencakup verifikasi faktual partai, rekrutmen bakal calon legislatif (bacaleg), hingga pemantapan kesiapan infrastruktur pemenangan pemilu.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/