Overview:
- Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi yang akan menentukan hasil Pemilu 2029, merespons target ekspansi PSI di Jawa Tengah.
- PDIP memilih fokus pada konsolidasi internal dan kerja kemanusiaan melalui momentum HUT ke-53 sebagai bagian dari strategi memperkuat basis ideologi partai.
- Sebelumnya Kaesang Pangarep secara terbuka menargetkan 12 Kursi di DPRD Jawa Tengah dengan label misi “Kandang Gajah”.
SulawesiPos.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menanggapi santai ambisi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, yang menargetkan Jawa Tengah sebagai “Kandang Gajah” pada Pemilu 2029.
Di sela-sela Rakernas PDIP di Ancol, Hasto mengingatkan bahwa kedaulatan tertinggi dalam menentukan peta politik wilayah tetap berada di tangan rakyat.
Menurut Hasto, dinamika menuju kontestasi 2029 masih sangat cair dan panjang.
Ia menekankan bahwa rakyatlah yang memiliki hak mutlak untuk menentukan arah kepemimpinan dan dominasi partai di sebuah wilayah.
“Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan ya. Rakyat yang menentukan, yang punya kedaulatan,” ujar Hasto saat ditemui di Beach City International Stadium, Ancol, Sabtu (10/1/2026).
Alih-alih terjebak dalam perang urat syaraf mengenai target kursi, Hasto menyatakan bahwa PDI Perjuangan saat ini lebih memilih melakukan evaluasi internal melalui momentum HUT ke-53.
Partai berlambang banteng tersebut fokus pada penajaman ideologi dan aksi nyata di masyarakat, termasuk penanganan bencana.
“PDI Perjuangan melalui peringatan HUT ke 53 ini melakukan kritik otokritik, memperbaiki ke dalam, mempertajam faksis ideologi, dan kemudian ya seperti penanganan bencana,” jelas Hasto.
Ia juga menambahkan bahwa gerakan politik PDIP diarahkan untuk kepentingan kemanusiaan tanpa harus selalu dikaitkan dengan pilihan elektoral masyarakat.
“PDI Perjuangan bergerak maksimum, demi kemanusiaan, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek mereka memilih siapa,” imbuhnya.
Tanggapan Hasto ini merupakan respons atas pernyataan Kaesang Pangarep sebelumnya dalam Rakorwil PSI di Solo.
Putra bungsu Presiden ke-7 Jokowi tersebut memasang target tinggi untuk menggeser dominasi partai lain di Jawa Tengah dengan menargetkan 17 kursi DPRD tingkat provinsi pada 2029.
“Jujur saja, 12 kursi itu masih terlalu kecil untuk Jawa Tengah. Target kita ke depan 17 kursi di tingkat provinsi. Untuk kabupaten/kota, minimal 100 fraksi harus terisi,” tegas Kaesang dalam pidatonya, Kamis (8/1/2026).
Persaingan narasi antara “Kandang Banteng” dan “Kandang Gajah” ini diprediksi akan terus memanas seiring upaya partai-partai politik melakukan konsolidasi struktur hingga ke akar rumput di wilayah Jawa Tengah.

