SulawesiPos.com — Tragedi memilukan menimpa seorang siswi Sekolah Dasar (SD) berinisial NU (12) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan keji oleh tetangganya sendiri, IK (19). Jasad korban ditemukan di sebuah rumah kosong, sementara pelaku berhasil diringkus pihak kepolisian tidak jauh dari lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil penyelidikan aparat kepolisian, tindakan sadis yang dilakukan oleh pelaku bukanlah aksi spontan, melainkan sebuah skenario pembunuhan yang telah dipersiapkan secara matang.
“Pasal pembunuhan berencana, Pasal 459 dan subsider Pasal 458, ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau 20 tahun penjara,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana, Rabu (27/5).
Skenario Licik dan Target yang Telah Diincar
Dari data awal yang dikumpulkan oleh penyidik, pelaku menggunakan modus tipu daya untuk menjebak korban.
IK membujuk bocah malang tersebut dengan dalih meminta tolong dibelikan minuman, sebelum akhirnya melancarkan aksi kekerasan dan pemerkosaan.
Kombes Arya menyebutkan bahwa pelaku tinggal di lingkungan yang sama dengan korban dan memang sudah mengincar targetnya sejak lama.
Ditengarai, perilaku menyimpang ini dipicu oleh kegemaran pelaku mengonsumsi konten pornografi.
“Dia melihat anak kecil ini, umur 12 tahun, dimintalah anak kecil tadi, korban tadi untuk beli minum, lalu kembali lagi, lalu beli salah satu makanan,” bebernya.
Kronologi Kekejaman Pelaku dan Penemuan Jasad
Aksi penyeretan ke dalam rumah kosong dilakukan pelaku saat korban mengantarkan minuman yang diminta.
Di dalam bangunan tak berpenghuni tersebut, mulut korban dibekap secara paksa.
Karena korban berusaha melakukan perlawanan, pelaku tega menganiayanya hingga pingsan. Dalam kondisi tidak sadarkan diri itulah, pelaku kemudian merudapaksa korban.
Pihak keluarga sendiri sempat melakukan pencarian besar-besaran karena korban tak kunjung kembali ke rumah sejak Selasa (26/5) hingga larut malam.
Misteri hilangnya korban akhirnya terjawab pada hari berikutnya, Rabu (27/5).
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat yang secara tidak sengaja masuk ke rumah kosong tersebut karena hendak buang air kecil.

