PSM Makassar Waspadai Drama Persik Kediri, Ahmad Amiruddin: Mentalitas Jadi Pembeda!

SulawesiPos.com – PSM Makassar mengusung misi bangkit saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan laga di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis sore besok (23/4/2026).

Menyadari rekam jejak pertemuan kedua tim yang selalu sengit, Asisten Pelatih PSM Ahmad Amiruddin mewanti-wanti pasukannya untuk siap menghadapi ujian mental dan fokus selama 90 menit penuh.

Amiruddin mengungkapkan bahwa Persik Kediri bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan.

Menurutnya, tim tamu seringkali menyulitkan PSM dengan dinamika pertandingan yang kerap diwarnai drama.

Ia pun telah memberikan peringatan keras kepada para pemain mengenai pentingnya kekuatan psikologis di atas lapangan.

“Persik Kediri tim yang sering menyulitkan PSM, ada drama. Saya sudah mengingatkan pemain, yang jadi pembeda adalah mental kalian. Di masa sulit, mentalitas pemain menentukan seberapa jauh kita melangkah dan seberapa bagus hasil yang dicapai, baik secara individual maupun tim,” ujar Amiruddin dalam sesi konferensi pers di Gelora BJ Habibie, Rabu (22/4).

BACA JUGA: 
Comeback Dramatis! Borneo FC Tumbangkan PSM Makassar 2-1, Juku Eja Kena Kartu Merah!

Amiruddin juga menyoroti kegagalan tim menjaga keunggulan pada laga sebelumnya melawan Borneo FC.

Ia mengakui adanya faktor kepanikan yang membuat pertahanan PSM rapuh di menit-menit akhir.

Evaluasi mendalam pun telah dilakukan agar jarak dengan klub di papan bawah tidak semakin merapat.

“Terkait masalah fokus sudah dievaluasi coaching staff dan pemain. Apa problem lawan Borneo? Setelah unggul kita lengah, kebobolan karena faktor kepanikan. Jarak klub bawah sekarang paling dekat, maka para pemain harus berusaha maksimal untuk memperlebar jarak dengan klub di bawah kita,” tambahnya.

Optimisme serupa diembuskan oleh penyerang asing PSM asal Tajikistan, Sheriddin Boboev.

Pemain yang diharapkan menjadi mesin gol ini menegaskan bahwa seluruh penggawa Juku Eja akan mengerahkan segala kemampuan demi mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.

“Persiapan baik setelah lawan Borneo. Kami maksimalkan apa yang bisa dan berusaha dengan segalanya untuk tiga poin.

Dukungan suporter yang luar biasa akan sangat membantu kita untuk memenangkan pertandingan besok,” kata Boboev.

BACA JUGA: 
PSM Makassar Terjun ke Peringkat 14, Alarm Bahaya Degradasi Makin Nyata

Lebih lanjut, Boboev merasa pengalamannya di kancah profesional sangat dibutuhkan dalam situasi penuh tekanan seperti saat ini.

Ia berkomitmen untuk membawa stabilitas emosional ke dalam skuad agar PSM bisa segera bangkit dari tren negatif.

“Saya diharapkan membantu tim dan saya akan membantu tim. Saya punya pengalaman di situasi seperti ini, yang membuat kita jauh lebih kuat secara emosi. Kita harus mengambil peran untuk keluar dari situasi ini,” pungkasnya.

Saat ini PSM masih terpuruk di peringkat 14 klasemen dengan total poin 28 dari 28 pertandingan. Peringkat Persik masih lebih di atas PSM, yakni di posisi 12 dengan raihan poin 33.

PSM saat ini sangat dekat dengan zona degradasi, hanya unggul dari 4 klub di bawahnya, yaitu Persis Solo, Madura United, Semen Padang, dan PSBS Biak.

SulawesiPos.com – PSM Makassar mengusung misi bangkit saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan laga di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis sore besok (23/4/2026).

Menyadari rekam jejak pertemuan kedua tim yang selalu sengit, Asisten Pelatih PSM Ahmad Amiruddin mewanti-wanti pasukannya untuk siap menghadapi ujian mental dan fokus selama 90 menit penuh.

Amiruddin mengungkapkan bahwa Persik Kediri bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan.

Menurutnya, tim tamu seringkali menyulitkan PSM dengan dinamika pertandingan yang kerap diwarnai drama.

Ia pun telah memberikan peringatan keras kepada para pemain mengenai pentingnya kekuatan psikologis di atas lapangan.

“Persik Kediri tim yang sering menyulitkan PSM, ada drama. Saya sudah mengingatkan pemain, yang jadi pembeda adalah mental kalian. Di masa sulit, mentalitas pemain menentukan seberapa jauh kita melangkah dan seberapa bagus hasil yang dicapai, baik secara individual maupun tim,” ujar Amiruddin dalam sesi konferensi pers di Gelora BJ Habibie, Rabu (22/4).

BACA JUGA: 
Macan Kemayoran Menggila! Persebaya Tak Berkutik di Jakarta

Amiruddin juga menyoroti kegagalan tim menjaga keunggulan pada laga sebelumnya melawan Borneo FC.

Ia mengakui adanya faktor kepanikan yang membuat pertahanan PSM rapuh di menit-menit akhir.

Evaluasi mendalam pun telah dilakukan agar jarak dengan klub di papan bawah tidak semakin merapat.

“Terkait masalah fokus sudah dievaluasi coaching staff dan pemain. Apa problem lawan Borneo? Setelah unggul kita lengah, kebobolan karena faktor kepanikan. Jarak klub bawah sekarang paling dekat, maka para pemain harus berusaha maksimal untuk memperlebar jarak dengan klub di bawah kita,” tambahnya.

Optimisme serupa diembuskan oleh penyerang asing PSM asal Tajikistan, Sheriddin Boboev.

Pemain yang diharapkan menjadi mesin gol ini menegaskan bahwa seluruh penggawa Juku Eja akan mengerahkan segala kemampuan demi mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.

“Persiapan baik setelah lawan Borneo. Kami maksimalkan apa yang bisa dan berusaha dengan segalanya untuk tiga poin.

Dukungan suporter yang luar biasa akan sangat membantu kita untuk memenangkan pertandingan besok,” kata Boboev.

BACA JUGA: 
PSIM vs PSM Makassar: Laga Panas di Bantul, Pasukan Ramang Datang dengan Tekanan Besar

Lebih lanjut, Boboev merasa pengalamannya di kancah profesional sangat dibutuhkan dalam situasi penuh tekanan seperti saat ini.

Ia berkomitmen untuk membawa stabilitas emosional ke dalam skuad agar PSM bisa segera bangkit dari tren negatif.

“Saya diharapkan membantu tim dan saya akan membantu tim. Saya punya pengalaman di situasi seperti ini, yang membuat kita jauh lebih kuat secara emosi. Kita harus mengambil peran untuk keluar dari situasi ini,” pungkasnya.

Saat ini PSM masih terpuruk di peringkat 14 klasemen dengan total poin 28 dari 28 pertandingan. Peringkat Persik masih lebih di atas PSM, yakni di posisi 12 dengan raihan poin 33.

PSM saat ini sangat dekat dengan zona degradasi, hanya unggul dari 4 klub di bawahnya, yaitu Persis Solo, Madura United, Semen Padang, dan PSBS Biak.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru