Tanpa Ampun! Freiburg Singkirkan Celta Vigo, Tembus Empat Besar Liga Europa

SulawesiPos.com – Langkah SC Freiburg di ajang Liga Europa UEFA (UEL) musim ini makin tak terbendung setelah bermain pada Jumat dini hari, (17/4/2026).

Tim asal Jerman itu memastikan tiket semifinal usai menaklukkan RC Celta de Vigo dengan skor 3-1 pada leg kedua perempat final di Estadio de Balaídos.

Hasil tersebut mempertegas dominasi Freiburg dengan agregat mencolok 6-1, sekaligus menghentikan catatan impresif tuan rumah yang sebelumnya selalu menang dalam 11 laga kandang leg kedua di kompetisi Eropa.

Sejak peluit awal dibunyikan, Freiburg tampil tanpa ragu. Mereka langsung mengambil alih tempo permainan, seolah tak memberi ruang bagi Celta untuk bangkit dari ketertinggalan agregat.

Gol pembuka lahir lewat momen brilian Igor Matanović. Memanfaatkan bola pantul di kotak penalti, ia menyambar dengan voli keras yang meluncur ke sudut atas gawang, gol yang memperlihatkan kualitas finishing kelas tinggi.

Tekanan Freiburg tak berhenti. Menjelang turun minum, giliran Yuito Suzuki mencatatkan namanya di papan skor.

BACA JUGA: 
Menang 4-0! Aston Villa Singkirkan Bologna di Villa Park, Siap Melaju ke Semifinal

Kombinasi cepat dengan Jan-Niklas Beste berujung tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain bertahan, membuat kiper tak mampu mengantisipasi.

Memasuki paruh kedua, Freiburg tetap menjaga ritme. Suzuki kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang tuan rumah dengan gol keduanya, memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang setelah rangkaian serangan rapi dari lini tengah.

Celta Vigo sebenarnya mencoba merespons. Iago Aspas sempat mengancam lewat tendangan bebas, namun bola hanya melintas tipis dari sasaran.

Beberapa peluang lain juga gagal dikonversi menjadi gol.

Gol balasan baru hadir di penghujung laga melalui Williot Swedberg. Namun, gol tersebut tak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan maupun nasib mereka di kompetisi ini.

Di balik kemenangan ini, solidnya pertahanan Freiburg menjadi kunci.

Dalam dua leg, mereka hanya kebobolan satu gol, sebuah catatan yang menunjukkan disiplin dan organisasi permainan yang matang.

Hasil ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Freiburg.

Untuk pertama kalinya, mereka berhasil melangkah hingga semifinal kompetisi Eropa, melanjutkan musim impresif yang sebelumnya juga membawa mereka menembus empat besar DFB-Pokal.

BACA JUGA: 
Update Real Madrid: Eduardo Camavinga Absen Lawan Celta Vigo, Daftar Pemain Cedera Bertambah

SulawesiPos.com – Langkah SC Freiburg di ajang Liga Europa UEFA (UEL) musim ini makin tak terbendung setelah bermain pada Jumat dini hari, (17/4/2026).

Tim asal Jerman itu memastikan tiket semifinal usai menaklukkan RC Celta de Vigo dengan skor 3-1 pada leg kedua perempat final di Estadio de Balaídos.

Hasil tersebut mempertegas dominasi Freiburg dengan agregat mencolok 6-1, sekaligus menghentikan catatan impresif tuan rumah yang sebelumnya selalu menang dalam 11 laga kandang leg kedua di kompetisi Eropa.

Sejak peluit awal dibunyikan, Freiburg tampil tanpa ragu. Mereka langsung mengambil alih tempo permainan, seolah tak memberi ruang bagi Celta untuk bangkit dari ketertinggalan agregat.

Gol pembuka lahir lewat momen brilian Igor Matanović. Memanfaatkan bola pantul di kotak penalti, ia menyambar dengan voli keras yang meluncur ke sudut atas gawang, gol yang memperlihatkan kualitas finishing kelas tinggi.

Tekanan Freiburg tak berhenti. Menjelang turun minum, giliran Yuito Suzuki mencatatkan namanya di papan skor.

BACA JUGA: 
Drama Menit Akhir! Gol Endrick Selamatkan Olympique Lyonnais dari Kekalahan Lawan Celta Vigo

Kombinasi cepat dengan Jan-Niklas Beste berujung tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain bertahan, membuat kiper tak mampu mengantisipasi.

Memasuki paruh kedua, Freiburg tetap menjaga ritme. Suzuki kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang tuan rumah dengan gol keduanya, memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang setelah rangkaian serangan rapi dari lini tengah.

Celta Vigo sebenarnya mencoba merespons. Iago Aspas sempat mengancam lewat tendangan bebas, namun bola hanya melintas tipis dari sasaran.

Beberapa peluang lain juga gagal dikonversi menjadi gol.

Gol balasan baru hadir di penghujung laga melalui Williot Swedberg. Namun, gol tersebut tak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan maupun nasib mereka di kompetisi ini.

Di balik kemenangan ini, solidnya pertahanan Freiburg menjadi kunci.

Dalam dua leg, mereka hanya kebobolan satu gol, sebuah catatan yang menunjukkan disiplin dan organisasi permainan yang matang.

Hasil ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Freiburg.

Untuk pertama kalinya, mereka berhasil melangkah hingga semifinal kompetisi Eropa, melanjutkan musim impresif yang sebelumnya juga membawa mereka menembus empat besar DFB-Pokal.

BACA JUGA: 
Drama Kartu Merah, Nottingham Forest Kunci Kemenangan 1-0 atas Porto

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru