SulawesiPos.com – Pertandingan seru tersaji dalam lanjutan Serie A pekan ke-32 saat Como menghadapi Inter Milan.
Duel yang berlangsung sengit ini berakhir dengan skor tipis 3-4 untuk kemenangan Inter, dalam laga penuh drama, gol cepat, hingga comeback luar biasa.
Sejak awal pertandingan, Como tampil percaya diri di hadapan pendukungnya sendiri.
Tim tuan rumah langsung menekan dan berhasil membuka keunggulan melalui aksi Alberto Valle pada menit ke-36.
Gol tersebut membuat Como semakin agresif dalam membangun serangan.
Tak berhenti di situ, Como kembali menambah keunggulan menjelang akhir babak pertama lewat gol Nicolás Paz pada menit ke-45.
Skor 2-0 bertahan hingga jeda, membuat Inter dalam tekanan besar untuk bangkit di babak kedua.
Namun, Inter Milan menunjukkan mental juara mereka.
Tepat di penghujung babak pertama, Marcus Thuram memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui gol di menit 45+1.
Gol ini menjadi titik balik bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, Inter tampil lebih agresif dan langsung mengambil alih permainan.
Hasilnya terlihat di menit ke-56 saat Luis Henrique mencetak gol penyeimbang menjadi 2-2.
Hanya berselang dua menit, Denzel Dumfries berhasil membawa Inter berbalik unggul 3-2 pada menit ke-58.
Momentum sepenuhnya beralih ke kubu tim tamu.
Inter semakin menjauh setelah Dumfries kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-72, membuat kedudukan menjadi 4-2.
Dua gol dari Dumfries menjadi penentu dominasi Inter di babak kedua.
Como tak menyerah begitu saja.
Mereka terus mencoba mengejar ketertinggalan hingga akhirnya mendapat hadiah penalti di menit ke-89 yang sukses dieksekusi oleh Luca Da Cunha.
Skor berubah menjadi 4-3, membuat tensi pertandingan kembali memanas di menit-menit akhir.
Meski mendapat tekanan hebat di sisa waktu pertandingan, Inter berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini menjadi bukti kekuatan mental dan kualitas skuad Inter dalam menghadapi situasi sulit.
Dominasi Inter di Babak Kedua
Jika melihat jalannya pertandingan, Inter Milan jelas tampil lebih dominan di babak kedua.
Pergantian strategi dan pemain memberikan dampak signifikan terhadap performa tim.
Serangan yang lebih cepat dan efektif membuat lini pertahanan Como kewalahan.
Sementara itu, Como yang tampil impresif di babak pertama justru kehilangan ritme permainan di babak kedua.
Faktor kelelahan dan tekanan dari Inter membuat mereka kesulitan mempertahankan keunggulan.
Statistik Menarik
Meski kalah, Como sebenarnya unggul dalam peluang goals (xG) dengan angka 3.12 dibandingkan Inter yang hanya mencatat 0.88.
Hal ini menunjukkan bahwa Como memiliki peluang lebih banyak, namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
Sebaliknya, Inter tampil sangat efisien dengan memaksimalkan peluang yang ada menjadi gol.
Comeback Inter
Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik di pekan ini. Comeback dramatis Inter Milan membuktikan bahwa mereka tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya di Serie A.
Sementara itu, Como harus belajar dari kegagalan mempertahankan keunggulan meski tampil impresif di awal laga.

