27 C
Makassar
18 January 2026, 19:07 PM WITA

PPJI Sinergi Dinkes Makassar, Dorong Standar Keamanan Pangan Demi Zero Accident MBG Makassar

SulawesiPos.com, Makassar — Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia PPJI Makassar menegaskan komitmennya untuk mengawal penerapan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Makassar.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap target Zero Accident dalam program pelayanan publik berbasis pangan tersebut.

Ketua PPJI Makassar, Munatsir ST, mengatakan bahwa peran pelaku jasa boga sangat menentukan keberhasilan MBG.

Menurutnya, keamanan pangan harus menjadi prioritas utama karena MBG melibatkan proses produksi dan distribusi makanan dalam skala besar.

“PPJI memandang MBG sebagai program strategis.

Karena itu, standar higiene, sanitasi, dan pengelolaan dapur harus dijalankan secara disiplin.

Ini penting agar makanan yang disajikan benar-benar aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan,” ujar yang juga Direktur Catr Dzahira Rinjani itu, Selasa (6/1/2026).

Munatsir menambahkan, PPJI secara aktif mendorong anggotanya yang terlibat dalam MBG untuk menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dapur, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi.

Selain itu, PPJI juga menekankan pentingnya kedisiplinan personal hygiene bagi penjamah makanan.

Baca Juga: 
2026 dan Jam Berdetak Dunia: Ketika AI Perlahan Menggeser Manusia dari Meja Kerja

“Zero accident tidak bisa dicapai jika hanya mengandalkan pengawasan.

SulawesiPos.com, Makassar — Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia PPJI Makassar menegaskan komitmennya untuk mengawal penerapan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Makassar.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap target Zero Accident dalam program pelayanan publik berbasis pangan tersebut.

Ketua PPJI Makassar, Munatsir ST, mengatakan bahwa peran pelaku jasa boga sangat menentukan keberhasilan MBG.

Menurutnya, keamanan pangan harus menjadi prioritas utama karena MBG melibatkan proses produksi dan distribusi makanan dalam skala besar.

“PPJI memandang MBG sebagai program strategis.

Karena itu, standar higiene, sanitasi, dan pengelolaan dapur harus dijalankan secara disiplin.

Ini penting agar makanan yang disajikan benar-benar aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan,” ujar yang juga Direktur Catr Dzahira Rinjani itu, Selasa (6/1/2026).

Munatsir menambahkan, PPJI secara aktif mendorong anggotanya yang terlibat dalam MBG untuk menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dapur, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi.

Selain itu, PPJI juga menekankan pentingnya kedisiplinan personal hygiene bagi penjamah makanan.

Baca Juga: 
Ressa Rizky Rossano Ternyata Pernah ke Rumah Denada, Disuruh Tunggu 3,5 Jam di Depan Pintu dan Tak Bertemu

“Zero accident tidak bisa dicapai jika hanya mengandalkan pengawasan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/