SulawesiPos.com – Madura United harus menerima kenyataan pahit setelah dikalahkan Borneo FC Samarinda dengan skor 1-3 dalam lanjutan Indonesia Super League pekan ke-26, Minggu (5/4/2026).
Bermain di kandang sendiri tidak mampu menyelamatkan Madura dari kekalahan, meski sempat memberikan perlawanan sengit.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan langsung berjalan panas.
Borneo FC bahkan sukses mencuri gol cepat pada menit ke-2 melalui aksi tajam Koldo Obieta yang memanfaatkan umpan matang dari Mariano Peralta.
Gol tersebut membuat tim tamu unggul 0-1 dan langsung menekan mental tuan rumah.
Madura United mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan.
Mereka tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus mengurung pertahanan Borneo FC.
Namun, solidnya lini belakang tim tamu membuat peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Gol Bunuh Diri Selamatkan Madura di Babak Pertama
Tekanan yang terus dilancarkan Madura United akhirnya membuahkan hasil di menit ke-42.
Namun, gol tersebut justru datang dari kesalahan pemain lawan.
Nduwarugira melakukan gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut sempat membangkitkan semangat Madura United.
Namun hingga babak pertama berakhir, skor tetap imbang tanpa tambahan gol.
Koldo Obieta Menggila, Borneo Kunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Borneo FC Samarinda menunjukkan permainan yang lebih efektif.
Mereka tidak terlalu dominan, tetapi sangat tajam dalam memanfaatkan peluang.
Pada menit ke-61, Koldo Obieta kembali mencetak gol setelah menerima umpan dari Villa.
Gol tersebut membawa Borneo kembali unggul 1-2 dan menjadi titik balik penting dalam pertandingan.
Madura United yang tertinggal mencoba bangkit dengan melakukan sejumlah pergantian pemain dan meningkatkan tempo permainan.
Mereka bahkan mencatatkan total 20 tembakan sepanjang laga.
Sayangnya, hanya dua yang tepat sasaran, menandakan lemahnya penyelesaian akhir.
Gol Penutup Peralta Pastikan Kemenangan
Saat Madura United terus berusaha menyamakan kedudukan, Borneo FC Samarinda justru memastikan kemenangan di masa injury time.
Pada menit 90+5, Mariano Peralta mencetak gol ketiga setelah menerima assist dari Komanf Teguh, sekaligus mengunci skor menjadi 1-3.
Gol tersebut memastikan kemenangan penting bagi Borneo FC sekaligus memupus harapan Madura United untuk meraih poin di kandang sendiri.
Statistik: Dominasi Tanpa Efektivitas
Secara statistik, Madura United unggul dalam penguasaan bola dengan 53 persen dan mencatatkan 20 tembakan.
Namun, minimnya akurasi menjadi masalah besar.
Sebaliknya, Borneo FC Samarinda hanya mencatatkan 12 tembakan, tetapi mampu mencetak tiga gol.
Efektivitas inilah yang menjadi pembeda utama dalam laga ini.
Obieta Jadi Bintang, Madura Harus Berbenah
Penampilan gemilang Koldo Obieta dengan dua gol menjadikannya pemain terbaik dalam pertandingan ini.
Ia menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Madura sepanjang laga.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Borneo FC Samarinda dalam menjaga posisi di papan atas klasemen.
Sementara itu, Madura United harus segera mengevaluasi lini serang mereka jika ingin kembali ke jalur kemenangan.

