24 C
Makassar
18 January 2026, 20:46 PM WITA

Tompi Kritik Materi Stand Up Pandji di Netflix, Candaan Fisik Wapres Gibran Jadi Sorotan

SulawesiPos.com Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Tompi, melontarkan kritik terbuka terhadap materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan spesial Mens Rea yang tayang di platform Netflix.

Sorotan Tompi tertuju pada salah satu bit komedi Pandji yang menyinggung kondisi fisik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya terkait tampilan mata yang disebut terlihat “mengantuk”.

Dalam pertunjukan tersebut, Pandji membahas fenomena pemilih yang menentukan pilihan politik berdasarkan penampilan fisik pemimpin, lalu melontarkan candaan terhadap sejumlah tokoh nasional, termasuk Wapres Gibran.

Materi ini kemudian memicu diskusi luas di ruang publik, termasuk respons dari Tompi yang memiliki latar belakang di dunia medis.

Kondisi Medis Mata Menurut Penjelasan Tompi

Tompi menilai, menjadikan kondisi fisik sebagai bahan candaan bukanlah bentuk kritik yang tepat, terutama jika berkaitan dengan aspek kesehatan.

“Apa yang terlihat ‘mengantuk’ pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON,” kata Tompi melalui Instagram pribadinya yang dikutip pada Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: 
Purbaya Sebut Prabowo Setuju Tak Potong TKD Aceh Demi Rehabilitas Pascabencana

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berkaitan dengan karakter pribadi, kapasitas kerja, maupun kualitas seseorang sebagai pemimpin.

Menurut Tompi, kritik, satire, dan humor tetap sah dalam demokrasi, namun sebaiknya diarahkan pada kebijakan, sikap, dan keputusan politik, bukan pada kondisi fisik yang tidak dapat dipilih seseorang.

Klarifikasi Tompi: Tidak Ada Urusan Pribadi dengan Pandji

Menanggapi berbagai spekulasi, Tompi menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan tidak didasari persoalan pribadi dengan Pandji Pragiwaksono.

SulawesiPos.com Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Tompi, melontarkan kritik terbuka terhadap materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan spesial Mens Rea yang tayang di platform Netflix.

Sorotan Tompi tertuju pada salah satu bit komedi Pandji yang menyinggung kondisi fisik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya terkait tampilan mata yang disebut terlihat “mengantuk”.

Dalam pertunjukan tersebut, Pandji membahas fenomena pemilih yang menentukan pilihan politik berdasarkan penampilan fisik pemimpin, lalu melontarkan candaan terhadap sejumlah tokoh nasional, termasuk Wapres Gibran.

Materi ini kemudian memicu diskusi luas di ruang publik, termasuk respons dari Tompi yang memiliki latar belakang di dunia medis.

Kondisi Medis Mata Menurut Penjelasan Tompi

Tompi menilai, menjadikan kondisi fisik sebagai bahan candaan bukanlah bentuk kritik yang tepat, terutama jika berkaitan dengan aspek kesehatan.

“Apa yang terlihat ‘mengantuk’ pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON,” kata Tompi melalui Instagram pribadinya yang dikutip pada Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: 
LBH Jakarta Desak Polri Hentikan Kasus Pandji Pragiwaksono

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berkaitan dengan karakter pribadi, kapasitas kerja, maupun kualitas seseorang sebagai pemimpin.

Menurut Tompi, kritik, satire, dan humor tetap sah dalam demokrasi, namun sebaiknya diarahkan pada kebijakan, sikap, dan keputusan politik, bukan pada kondisi fisik yang tidak dapat dipilih seseorang.

Klarifikasi Tompi: Tidak Ada Urusan Pribadi dengan Pandji

Menanggapi berbagai spekulasi, Tompi menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan tidak didasari persoalan pribadi dengan Pandji Pragiwaksono.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/