SulawesiPos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulsel pada Senin (5/1/2026) sore hingga malam.
BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
Dalam pembaruan peringatan dini yang dirilis pukul 16.40 Wita, BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi terjadi hingga sekitar pukul 17.10 Wita.
Wilayah yang masuk dalam kategori waspada antara lain Kabupaten Bone, meliputi Ponre, Lappariaja, Lamuru, Tellu Limpoe, Bengo, serta Kabupaten Maros di wilayah Bantimurung dan Simbang.
Selain itu, potensi hujan lebat juga diprakirakan melanda Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Tana Toraja, Luwu Timur, dan Toraja Utara.
BMKG mencatat hujan dapat disertai petir dan angin kencang yang berisiko mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah dataran tinggi dan rawan bencana.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpeluang meluas ke sejumlah daerah lain.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Gowa, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Luwu, Tana Toraja, Luwu Utara, Toraja Utara, hingga Kota Palopo.
Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 19.10 Wita.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi dampak lanjutan seperti genangan air, banjir, dan pohon tumbang.
BMKG mengingatkan warga untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir terjadi. (ayi)

