SulawesiPos.com – Sebuah insiden menghebohkan terjadi di halaman Polsek Wajo, Kota Makassar, ketika seorang pria dengan riwayat gangguan kesehatan mental mengamuk dan mengancam petugas dengan obeng.
Video kejadian tersebut sempat viral di media sosial, memicu perhatian luas masyarakat.
Kasubsi Penmas Humas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengatakan bahwa peristiwa ini bermula dari kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil milik pria tersebut pada Kamis (19/3).
Mobilnya diamankan di Polsek karena masih dalam proses penyelesaian perkara.
“Awalnya dari kejadian lakalantas di sekitar Polsek Wajo. Kendaraan pelaku diamankan di Polsek karena terlibat perkara kecelakaan,” jelas Adil, Selasa (24/3/2026).
Datang Setiap Malam Minta Mobil Dikembalikan
Pria tersebut diketahui rutin datang ke Polsek setiap malam untuk menuntut mobilnya dikembalikan.
Meski pihak kepolisian telah menjelaskan bahwa kendaraannya masih dalam proses, ia tetap bersikeras dan bahkan menginap di Polsek.
“Yang bersangkutan ini setiap malam datang menginap di Polsek untuk meminta mobilnya, tapi sudah dijelaskan bahwa kendaraannya masih dalam proses,” tambah Adil.
Ketika permintaannya tidak dipenuhi, ia bertindak agresif.
Pria itu sempat mengambil besi stainless, yang berhasil direbut petugas, lalu menggunakan obeng untuk mengejar anggota kepolisian, seperti yang terekam dalam video viral.
“Dia sempat mengambil besi stainless, tapi berhasil direbut anggota yang berjaga. Setelah itu dia mengambil obeng dan mengejar anggota, seperti yang terekam dalam video yang viral,” ujar Adil.
Polisi Berhasil Mengendalikan Situasi
Petugas mengambil langkah antisipatif dengan tongkat dan berusaha menenangkan pria tersebut.
Polisi juga menawarkan penanganan medis di RS Dadi, namun pria itu menolak dan akhirnya berhenti sendiri.
“Dalam upaya pengendalian, anggota yang berjaga mengambil tongkat di dalam Polsek dan akan membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Dadi sehingga dia langsung berhenti,” kata Adil.
Setelah situasi aman, pihak kepolisian menghubungi keluarga pria itu.
Tak lama kemudian, keluarga datang dan membawanya pulang.
Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa pria tersebut memang memiliki gangguan kesehatan mental.
“Setelah itu kami hubungi keluarganya dan dibawa pulang. Dari pihak keluarga juga mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan memang memiliki gangguan kesehatan mental,” tutup Adil.

