SulawesiPos.com – Suasana Hari Raya Idulfitri yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berubah mencekam di Pangkep.
Seorang pria menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh kerabatnya sendiri usai pesta minuman keras.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Siloro, Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro.
Korban berinisial MR (51) mengalami luka serius setelah diserang pelaku AA (56), yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengannya.
“Pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga,” ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Pangkep Ipda Andi Dipo Alam, Minggu (22/3/2026).
Sebelum insiden terjadi, keduanya sempat berkumpul dan menghabiskan waktu bersama sambil mengonsumsi ballo.
Namun, momen yang awalnya santai berubah menjadi tegang setelah percakapan di antara mereka memicu ketersinggungan.
“Pelaku merasa diejek dan disebut sebagai ‘tukang adu domba’ oleh korban. Karena tidak terima dan merasa sakit hati, pelaku langsung pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang,” tambah Dipo.
Tak berselang lama, pelaku kembali dan langsung menyerang korban. Aksi tersebut mengakibatkan korban mengalami luka robek di sejumlah bagian tubuh, termasuk kepala, dada, punggung, dan tangan.
Jelang Mudik Lebaran 2026, Jalan Rusak di Sulsel Ditangani Tim Khusus dengan Aspal Dingin
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan.
Peristiwa tersebut menjadi ironi di tengah momen Lebaran yang identik dengan silaturahmi dan saling memaafkan, namun justru diwarnai aksi kekerasan antar keluarga.

