Kronologi Penyiraman Air Keras di Makassar: Pelaku Datang dari Papua, Mantan Pacar Jadi Sasaran

SulawesiPos.com – Seorang pria bernama Ali (35) diduga nekat menyiramkan air keras ke mantan kekasihnya di Makassar, Sulawesi Selatan.

Aksi tersebut diduga dipicu rasa sakit hati setelah korban menolak ajakan pelaku untuk kembali menjalin hubungan.

Peristiwa ini terjadi di rumah korban yang berlokasi di Jalan Deppasawi Dalam, Kecamatan Tamalate, pada Senin malam (16/3).

Diketahui, hubungan antara pelaku dan korban telah lama berakhir sebelum insiden tersebut terjadi.

“Jadi sudah berapa bulan itu tidak menjalin hubungan selayaknya pacaran, karena ini perempuan sudah menolak mau kembali jadi pacarnya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Pelaku Ketuk Jendela Kamar Sebelum Menyiram Air Keras

Pelaku diketahui datang jauh dari Papua ke Makassar dengan tujuan mencari korban. Saat kejadian, korban sedang berada di dalam kamar tidurnya.

“Akhirnya ini pelaku jauh-jauh dari Irian (Papua) datang ke sini (Makassar) untuk mencari ini si korban,” jelasnya.

BACA JUGA: 
Pria di Makassar Siram Air Keras ke Mantan Pacar karena Sakit Hati, Modus Ketuk Jendela

Setibanya di lokasi, pelaku mendatangi rumah korban dan mengetuk jendela kamar. Korban yang mendengar suara tersebut sempat mengira berasal dari hewan.

“Dia cuma ketok-ketok ada bunyi, korban melihat keluar, disangkanya katanya kucing, akhirnya dia buka jendela sedikit, langsung disiram air keras ke dalam,” paparnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.

“Jadi luka bakar sekujur tubuh sesuai foto di rumah sakit. Sementara dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara,” jelas Latif.

Usai melakukan penyelidikan, aparat kepolisian berhasil mengamankan pelaku di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, pada Selasa dini hari (17/3). Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Tamalate guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Jadi ceritanya ini menurut pelaku dilatarbelakangi dengan sakit hati oleh korban,” imbuh Latif.

SulawesiPos.com – Seorang pria bernama Ali (35) diduga nekat menyiramkan air keras ke mantan kekasihnya di Makassar, Sulawesi Selatan.

Aksi tersebut diduga dipicu rasa sakit hati setelah korban menolak ajakan pelaku untuk kembali menjalin hubungan.

Peristiwa ini terjadi di rumah korban yang berlokasi di Jalan Deppasawi Dalam, Kecamatan Tamalate, pada Senin malam (16/3).

Diketahui, hubungan antara pelaku dan korban telah lama berakhir sebelum insiden tersebut terjadi.

“Jadi sudah berapa bulan itu tidak menjalin hubungan selayaknya pacaran, karena ini perempuan sudah menolak mau kembali jadi pacarnya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Pelaku Ketuk Jendela Kamar Sebelum Menyiram Air Keras

Pelaku diketahui datang jauh dari Papua ke Makassar dengan tujuan mencari korban. Saat kejadian, korban sedang berada di dalam kamar tidurnya.

“Akhirnya ini pelaku jauh-jauh dari Irian (Papua) datang ke sini (Makassar) untuk mencari ini si korban,” jelasnya.

BACA JUGA: 
Warung Makan Di Makassar Dikirimi Teror Potongan Kepala Kambing

Setibanya di lokasi, pelaku mendatangi rumah korban dan mengetuk jendela kamar. Korban yang mendengar suara tersebut sempat mengira berasal dari hewan.

“Dia cuma ketok-ketok ada bunyi, korban melihat keluar, disangkanya katanya kucing, akhirnya dia buka jendela sedikit, langsung disiram air keras ke dalam,” paparnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.

“Jadi luka bakar sekujur tubuh sesuai foto di rumah sakit. Sementara dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara,” jelas Latif.

Usai melakukan penyelidikan, aparat kepolisian berhasil mengamankan pelaku di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, pada Selasa dini hari (17/3). Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Tamalate guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Jadi ceritanya ini menurut pelaku dilatarbelakangi dengan sakit hati oleh korban,” imbuh Latif.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru