SulawesiPos.com – Bursa Efek Indonesia menetapkan Senin-Selasa (16-17/2/2026) menjadi hari libur pasar modal dalam rangka perayaan tahun baru Imlek 2577 Kongzili.
Ketika pergerakan pasar saham berhenti, banyak investor memilih menunggu tanpa melakukan langkah berarti.
Padahal ini tidak boleh diartikan sebagai waktu untuk bermalas-malasan dan tidak mempelajari pergerakan pasar.
Seharusnya di waktu libur seperti ini dimanfaatkan untuk melakukan berbagai aktivitas produktif yang mendukung kualitas keputusan investasi ke depan.
Berikut beberapa aktivitas yang direkomendasikan dilakukan sambil menunggu bursa kembali bergerak:
- Evaluasi Portofolio Investasi
Investor dapat meninjau ulang komposisi portofolio yang dimiliki, mulai dari proporsi sektor, tingkat risiko, hingga kinerja masing-masing saham.
Langkah ini membantu mengidentifikasi aset yang perlu dipertahankan, dikurangi, atau bahkan dilepas ketika momentum pasar kembali muncul.
- Mempelajari Laporan Keuangan Emiten
Membaca laporan keuangan menjadi aktivitas krusial yang sering diabaikan.
Melalui laporan laba rugi, neraca, dan arus kas, investor bisa menilai fundamental perusahaan secara lebih objektif, bukan sekadar mengikuti sentimen pasar.
- Mengikuti Kelas dan Webinar Pasar Modal
Banyak sekuritas, komunitas investor, hingga regulator rutin menggelar edukasi daring.
Materinya beragam, mulai dari analisis teknikal, fundamental, hingga manajemen risiko yang relevan bagi investor pemula maupun menengah.
- Backtesting dan Simulasi Trading
Investor aktif dapat menguji ulang strategi yang pernah digunakan melalui data historis.
Simulasi ini berguna untuk melihat konsistensi strategi tanpa harus menanggung risiko kerugian riil.
- Memperbarui Watchlist Saham
Jeda pasar merupakan waktu ideal untuk menyusun daftar saham incaran.
Investor bisa memfilter saham berdasarkan valuasi, pertumbuhan laba, likuiditas, maupun potensi katalis sektoral.
- Membaca Riset dan Outlook Ekonomi
Laporan riset sekuritas dan proyeksi makroekonomi memberi gambaran arah pasar.
Informasi ini penting untuk menyusun skenario investasi jangka pendek maupun panjang.
- Menata Psikologi dan Manajemen Risiko
Selain analisis, kesiapan mental juga menentukan keberhasilan investasi.
Mengelola ekspektasi, disiplin cut loss, dan pengaturan dana darurat menjadi bagian penting yang bisa dipersiapkan saat pasar tenang.
OJK-BEI Siapkan 8 Aksi Reformasi Pasar Modal, Batas Free Float Emiten Naik Jadi 15 Persen
Alih-alih pasif menunggu, investor justru dapat menjadikan fase jeda bursa sebagai periode penguatan kapasitas.
Dengan persiapan yang matang, keputusan investasi saat pasar kembali bergerak berpotensi lebih terukur dan minim spekulasi.

