Categories: Travel

Jangan Asal Berangkat! Begini Cara Menyusun Itinerary Liburan yang Tepat

SulawesiPos.com – Menentukan destinasi wisata sering menjadi hal pertama yang dipikirkan ketika libur panjang tiba. Padahal, perjalanan yang nyaman bukan hanya ditentukan oleh tujuan yang menarik, tetapi juga oleh perencanaan yang matang sebelum berangkat.

Salah satu persiapan yang kerap diabaikan adalah menyusun itinerary. Padahal, daftar rencana perjalanan ini dapat membantu wisatawan mengatur waktu, menentukan urutan destinasi, memperkirakan anggaran, hingga menghindari perjalanan yang tidak efisien.

Dengan itinerary, setiap hari selama liburan memiliki arah yang jelas sehingga waktu tidak habis untuk menentukan tujuan secara mendadak.

Apa Itu Itinerary?

Secara sederhana, itinerary merupakan rencana perjalanan yang memuat jadwal aktivitas selama liburan.

Isinya dapat berupa waktu keberangkatan, daftar destinasi yang akan dikunjungi, pilihan transportasi, lokasi menginap, tempat makan, hingga perkiraan biaya yang dibutuhkan.

Membuat itinerary bukan berarti perjalanan harus berlangsung kaku. Sebaliknya, perencanaan ini membantu wisatawan mengetahui gambaran perjalanan sehingga dapat mengambil keputusan dengan lebih mudah ketika berada di lokasi tujuan.

Tentukan Tujuan Liburan Terlebih Dahulu

Sebelum menyusun jadwal, tentukan terlebih dahulu tujuan utama perjalanan. Apakah ingin menikmati wisata alam, berburu kuliner, mengunjungi tempat bersejarah, atau sekadar bersantai.

Tujuan tersebut akan memengaruhi pilihan destinasi, lama perjalanan, moda transportasi, hingga anggaran yang perlu disiapkan.

Dengan fokus yang jelas, wisatawan tidak mudah tergoda menambahkan terlalu banyak lokasi yang justru menghabiskan waktu di jalan.

Kelompokkan Destinasi Berdasarkan Lokasi

Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat liburan adalah memilih tempat wisata tanpa memperhatikan jaraknya.

Akibatnya, wisatawan harus bolak-balik melewati rute yang sama sehingga waktu dan biaya transportasi menjadi lebih besar.

Nuning, yang sedang menyiapkan perjalanan ke Pulau Jawa pada akhir Juli mendatang, menyarankan agar destinasi disusun berdasarkan arah perjalanan.

“Kalau trip panjang, pastikan setiap destinasi searah setiap harinya,” kata Nuning kepada SulawesiPos.com, Jumat (10/7/2026).

Menurut mahasiswa Program Doktor (S3) Institut Pertanian Bogor (IPB) itu, cara tersebut membuat perjalanan lebih efektif dan memberi lebih banyak waktu untuk menikmati setiap lokasi.

Selain itu, keinginan mengunjungi banyak tempat dalam waktu singkat sering kali membuat wisatawan kelelahan.

Karena itu, susun jadwal yang sesuai dengan durasi perjalanan. Berikan waktu yang cukup di setiap destinasi dan jangan lupa memperhitungkan waktu tempuh, kondisi lalu lintas, serta waktu istirahat.

Jadwal yang realistis akan membuat liburan terasa lebih santai dan jauh dari kesan terburu-buru.

Hitung Kebutuhan Biaya Sejak Awal

Setelah jadwal selesai disusun, langkah berikutnya adalah memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan.

Mulai dari tiket transportasi, penginapan, konsumsi, tiket masuk objek wisata, hingga biaya parkir sebaiknya dicatat sejak awal.

Nuning mengaku selalu menghitung kebutuhan tersebut sebelum melakukan perjalanan.

“Buat itinerary sebelum berangkat untuk mengetahui budget yang akan dikeluarkan agar trip lebih terarah sehingga pengeluaran bisa ditekan,” ujarnya.

Menurutnya, mengetahui estimasi biaya sejak awal membuat perjalanan lebih tenang karena seluruh kebutuhan telah dipersiapkan sebelumnya.

Contoh Itinerary Liburan

Setelah memahami cara menyusun itinerary, kini saatnya membuat versi yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Tidak ada format yang benar atau salah. Sebagian orang lebih menyukai itinerary visual yang penuh warna dan gambar sehingga mudah disimpan sebagai wallpaper di ponsel untuk memantau jadwal perjalanan.

Sementara itu, ada juga yang lebih nyaman menggunakan format tabel sederhana yang memuat rincian waktu, lokasi, aktivitas, hingga estimasi biaya secara lebih detail.

Contoh 1

Contoh desain itinerary liburan yang full gambar

Contoh 2

Contoh Itinerary Surabaya-Semarang

Contoh 3

Contoh Itinerary Malang lengkap dengan estimasi biaya

Meski telah menyusun jadwal sedetail mungkin, wisatawan tetap perlu menyiapkan alternatif apabila terjadi perubahan cuaca, keterlambatan transportasi, atau destinasi yang ternyata tutup.

Memberikan jeda waktu di antara agenda perjalanan akan membuat itinerary lebih fleksibel tanpa mengganggu keseluruhan rencana.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: itinerary tips liburan wisata hemat