Categories: Travel

Camping hingga Masak Bareng, Strategi Anak Muda Makassar Liburan Murah di Malino

SulawesiPos.com – Libur panjang menjadi momen yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan. Namun, di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat, sebagian warga mulai mengubah cara berlibur dengan memilih konsep sederhana: tetap mendapatkan pengalaman menyenangkan, tetapi pengeluaran tetap terkendali.

Salah satu pilihan yang banyak diminati warga Sulawesi Selatan adalah kawasan wisata Malino, Kabupaten Gowa.

Berada sekitar 60 kilometer dari Kota Makassar, Malino menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mencari suasana berbeda tanpa harus melakukan perjalanan jauh.

Dengan waktu tempuh sekitar dua jam menggunakan kendaraan pribadi, kawasan yang dikenal sebagai “kota bunga” ini menawarkan suasana sejuk yang kontras dengan panasnya perkotaan Makassar.

Berada di wilayah pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.200 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut, Malino menyuguhkan udara dingin, hamparan pepohonan pinus, panorama gunung, hingga berbagai lokasi wisata alam yang cocok untuk melepas penat.

Suasana Malino bahkan kerap disebut memiliki nuansa seperti kawasan wisata Batu di Malang, Jawa Timur, dengan udara pegunungan, tempat nongkrong bernuansa alam, serta pilihan aktivitas luar ruang.

Liburan Singkat, Sensasi Tetap Dapat

Bagi sebagian pekerja yang tidak memiliki banyak waktu luang, perjalanan singkat menjadi solusi untuk tetap bisa menikmati liburan.

Konsep perjalanan sehari semalam atau one night trip menjadi pilihan karena tidak membutuhkan banyak biaya dan persiapan.

Salah seorang pekerja yang memanfaatkan waktu akhir pekan untuk berlibur mengaku memilih Malino karena lokasinya mudah dijangkau dari Makassar.

Menurutnya, liburan tidak harus selalu identik dengan perjalanan mahal. Yang terpenting adalah mendapatkan suasana baru setelah menjalani aktivitas kerja yang padat.

“Daripada hanya di rumah saat akhir pekan, lebih baik cari suasana baru. Malino cukup dekat dan bisa menikmati alam tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” ujar Uswa, warga Makassar yang baru saja ke Malino akhir pekan lalu, Sabtu (4/7/2026).

Bawa Bekal dari Rumah untuk Tekan Pengeluaran

Salah satu strategi utama agar biaya liburan tetap hemat adalah menyiapkan kebutuhan makanan dari rumah.

Alih-alih membeli seluruh makanan selama perjalanan, Uswa dan teman-teman memilih membawa bahan makanan dari Makassar, seperti mi instan, nugget, daging, telur, hingga bahan masakan lainnya.

Bahan tersebut kemudian dimasak bersama saat tiba di lokasi. Selain lebih murah, aktivitas memasak bersama juga menjadi bagian dari pengalaman liburan.

Cara ini dianggap lebih efisien dibandingkan membeli makanan setiap waktu di tempat wisata yang biasanya memiliki harga lebih tinggi.

Patungan dengan Teman, Liburan Jadi Lebih Ringan

Selain membawa bahan makanan sendiri, konsep patungan atau berbagi biaya juga menjadi strategi yang banyak dilakukan.

Pergi bersama teman membuat sejumlah pengeluaran seperti bahan bakar kendaraan, biaya penginapan, hingga kebutuhan konsumsi dapat dibagi bersama.

Semakin banyak anggota perjalanan, biaya yang harus ditanggung setiap orang biasanya semakin ringan.

Selain menghemat uang, perjalanan ramai-ramai juga membuat suasana liburan menjadi lebih seru karena banyak aktivitas yang bisa dilakukan bersama.

Camping, Nongkrong, hingga Berburu Foto

Malino menawarkan pemandangan alam, dan juga berbagai aktivitas yang sesuai dengan tren wisata generasi muda.

Camping menjadi salah satu kegiatan favorit karena memberikan pengalaman lebih dekat dengan alam. Wisatawan bisa menikmati suasana malam pegunungan, membuat api unggun, hingga menghabiskan waktu bersama teman.

Selain itu, berbagai kafe dengan konsep alam dan hiburan musik langsung (live music) juga menjadi pilihan untuk sekadar nongkrong menikmati udara dingin.

Bagi pencinta fotografi, banyak sudut di Malino yang menarik untuk diabadikan, mulai dari panorama pegunungan, kebun, hingga suasana kabut yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Bawa Peralatan Sendiri dan Siapkan Aktivitas

Untuk semakin menghemat biaya, membawa perlengkapan sendiri juga menjadi pilihan.

Sejumlah wisatawan memilih membawa alat camping pribadi dibandingkan menyewa seluruh kebutuhan di lokasi.

Selain lebih hemat, perlengkapan tersebut juga bisa digunakan kembali untuk perjalanan berikutnya.

Agar perjalanan tidak terasa membosankan, wisatawan juga bisa membawa permainan sederhana seperti kartu Uno, kartu remi, atau permainan kelompok lainnya.

Aktivitas kecil tersebut sering menjadi momen yang membuat perjalanan lebih berkesan karena waktu tidak hanya dihabiskan dengan bermain gawai.

Liburan Hemat Bukan Berarti Mengurangi Keseruan

Fenomena wisata hemat menunjukkan bahwa masyarakat kini mulai mencari keseimbangan antara kebutuhan rekreasi dan pengelolaan keuangan.

Liburan tetap menjadi kebutuhan untuk menjaga kesehatan mental dan melepas kejenuhan, tetapi cara menikmatinya semakin beragam.

Bagi sebagian warga, pengalaman bersama teman, menikmati alam, dan mendapatkan suasana baru justru menjadi nilai utama sebuah perjalanan, bukan seberapa besar biaya yang dikeluarkan.

Malino menjadi salah satu contoh bahwa perjalanan singkat dengan perencanaan matang tetap bisa menghadirkan pengalaman liburan yang berkesan tanpa harus membuat pengeluaran membengkak.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Malino tips liburan wisata sulsel