Categories: Travel

Menikmati Keindahan dan Legenda di Danau Mawang Gowa

Overview

  • Danau Mawang di Gowa menawarkan pemandangan alam yang menenangkan serta legenda menarik tentang tiga ulama Sulsel.

  • Pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas seru, mulai dari memancing, piknik, hingga menjelajahi spot foto Instagramable di sekitar danau.

  • Fasilitas pendukung seperti taman, penginapan, dan villa membuat Danau Mawang cocok untuk liburan keluarga, pasangan, atau me-time.

SulawesiPos.com – Kalau lagi cari tempat liburan santai tapi nggak perlu jauh-jauh dari Makassar, Danau Mawang bisa jadi destinasi yang pas.

Berlokasi sekitar 7 km dari Sungguminasa dan 15 kilometer dari Kota Makassar, danau ini masuk wilayah Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Dengan luas sekitar 50 hektar, panjang 1,4 kilometer, dan lebar 200–450 meter, Danau Mawang memang nggak sebesar danau lain di Sulawesi Selatan, tapi keindahan alamnya nggak kalah memesona.

Legenda dan Kisah Mistis

Cerita ini dilansir dari situs resmi Kabupaten Gowa.

Dikutip dari majalah mitos, Danau Mawang yang memiliki panorama alam menawan ini juga menyimpan legenda yang cukup populer, khususnya di masyarakat Kabupaten Gowa.

Konon, danau ini menjadi saksi kisah tiga ulama terkenal di Sulsel: Dato Paggentungang, Lo’mo Ri Antang, dan Syekh Yusuf, yang pernah memancing bersama di sini.

Cerita dimulai ketika Dato Paggentungang mendengar bahwa danau ini dipenuhi ikan.

Karena gemar memancing, Dato Paggentungang segera mengajak Lo’mo Ri Antang dan Syekh Yusuf, yang saat itu berusia 16 tahun.

Saat mereka sedang memancing, tiba-tiba cuaca memburuk dan hujan lebat turun.

Kemudian Dato Paggentungang ingin merokok, namun tidak membawa korek api.

Ia meminta Lo’mo Ri Antang untuk mengambil api dari rumah kebun yang lokasinya dekat dengan tempat mereka memancing.

Lo’mo Ri Antang kembali tanpa membawa api. Dengan kemampuannya, Dato berhasil menyalakan rokoknya dengan meletakkannya di bawah caping agar terkena air hujan dan rokonya dapat menyala.

Kejadian ini disaksikan oleh Lo’mo dan Syekh Yusuf.

Lo’mo merasa malu meminta api kepada Dato karena beliau adalah guru spiritualnya, sehingga ia hanya menunggu.

Saat petir menyambar, rokoknya menyala sendiri, tanpa bantuan apapun. Syekh Yusuf menyaksikan semua ini.

Syekh Yusuf sempat ingin merokok, tetapi menahannya karena hormat kepada kedua gurunya.

Ia kemudian menyimpan pancingnya dan melangkah di atas danau. Dengan tangannya dicelupkan ke air hingga pangkal lengan, ia memanggang rokoknya, lalu menarik tangannya ke muara, dan rokoknya menyala tanpa basah.

Kedua gurunya tersenyum bangga melihat kemampuan Syekh Yusuf, sebagai tanda penguasaan ilmu hakiki.

Aktivitas Seru di Danau Mawang

Kalau datang ke Danau Mawang, ada banyak hal seru yang bisa dilakukan:

1. Memancing atau Menikmati Aktivitas Nelayan

Danau Mawang adalah salah satu pusat budidaya ikan air tawar terbesar di Somba Opu, jadi nggak heran kalau banyak nelayan yang beraktivitas dengan perahu rakit mereka.

Kamu bisa ikutan memancing, belajar teknik memancing tradisional, atau sekadar menikmati pemandangan perahu-perahu nelayan yang bergerak di permukaan air.

2. Santai di Taman Mawang

Dekat pintu masuk danau, ada Taman Mawang, taman hijau yang nyaman buat duduk santai, piknik, atau foto-foto.

Pemandangan danau di belakang taman bikin setiap jepretan terlihat estetik, cocok banget buat feed Instagram atau TikTok.

3. Spot Foto dan Keindahan Alam

Selain taman, di sepanjang danau banyak titik yang instagramable. Mulai dari dermaga kecil, perahu tradisional, hingga pepohonan rindang yang menjorok ke tepi danau.

Jangan lupa bawa kamera atau smartphone dengan baterai penuh karena banyak momen cantik untuk diabadikan, terutama saat matahari terbit atau terbenam.

Penginapan & Akomodasi

Kalau mau menginap dan menikmati suasana danau lebih lama, beberapa penginapan dan villa tersedia di sekitar lokasi.

Salah satunya adalah Villa Danau Mawang di Jalan Tun Abdul Razak, Paccinongang.

Tips Liburan di Danau Mawang

  • Datang pagi atau sore: Pagi hari lebih sejuk dan tenang, sedangkan sore hari cocok untuk menikmati sunset.
  • Bawa bekal atau snack: Meski ada pedagang lokal, kadang pilihan terbatas, jadi bisa bawa bekal ringan.
  • Perhatikan keamanan: Hati-hati saat bermain di tepi danau, terutama kalau bawa anak-anak.
  • Kamera siap-siap: Spot foto banyak banget, jadi jangan lupa powerbank atau kamera cadangan.
  • Santai dan nikmati suasana: Jangan buru-buru, bagian terbaik dari staycation di Danau Mawang adalah menikmati alam dan ketenangan.

Dengan kombinasi pemandangan alam yang menenangkan, cerita legenda menarik, aktivitas seru seperti memancing atau piknik, dan fasilitas pendukung yang memadai, Danau Mawang adalah destinasi liburan yang pas buat semua kalangan.

Cocok buat keluarga, pasangan, atau sekadar me-time menikmati ketenangan alam tanpa harus jauh dari Makassar.

Jadi, kalau lagi pengen refreshing tapi hemat waktu, Danau Mawang wajib masuk daftar tujuan liburan kamu.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: wisata sulsel wisata alam wisata gowa Danau Mawang lagenda