Kebakaran di Sinjai Barat menewaskan seorang lansia dan menghanguskan empat rumah. Kerugian ditaksir Rp750 juta.
SulawesiPos.com – Kerugian akibat kebakaran di Dusun Karampuang, Desa Bontolempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, ditaksir mencapai Rp750 juta.
Empat rumah semi permanen hangus dalam kebakaran yang terjadi Selasa (20/10/2026) dini hari itu, sementara seorang perempuan lanjut usia bernama Siming (60) ditemukan meninggal dunia.
Kepala Pemadam Kebakaran Sinjai, Tamzil Binawan, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala.
Ketersediaan air yang terbatas akibat musim kemarau menyulitkan upaya pengendalian api, sementara jarak lokasi kejadian dari pos pemadam membuat petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk tiba.
“Jarak lokasi kebakaran dengan pos Damkar Sinjai menjadi kendala sehingga api sudah membesar ketika petugas tiba,” kata Tamzil.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Sebelum petugas datang, warga telah berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, material rumah yang didominasi kayu membuat kobaran api cepat membesar dan merambat ke bangunan lain.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas bekerja bersama warga. Meski demikian, empat rumah semi permanen tidak dapat diselamatkan.
Di tengah upaya penanganan kebakaran, petugas menemukan Siming meninggal dunia di antara puing-puing bangunan.
Jenazah perempuan berusia 60 tahun itu dievakuasi menggunakan kantong jenazah, dibawa ke puskesmas, kemudian diserahkan kepada keluarganya.
Berdasarkan informasi warga yang diterima petugas, Siming tinggal seorang diri di rumahnya.
Kondisi kesehatannya yang kurang baik diduga membuat korban kesulitan menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 Wita. Dugaan sementara, api berasal dari rumah yang ditempati korban akibat hubungan pendek arus listrik.
Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.